Kompas TV nasional berita kompas tv

Muncul Tandingan Kartu Prakerja, Situs Prakerja.org Beri Pelatihan Online Gratis

Kompas.tv - 17 Mei 2020, 12:11 WIB
muncul-tandingan-kartu-prakerja-situs-prakerja-org-beri-pelatihan-online-gratis
Laman situs prakerja.org yang menyediakan pelatihan daring gratis sebagai bentuk kritik atas program Kartu Prakerja yang dihadirkan pemerintah. (Sumber: prakerja.org)
Penulis : Fadhilah

KOMPAS.TV - Program pemerintah soal Kartu Prakerja terus menuai kritik. Yang terbaru dan ramai di media sosial belakangan ini, kritikan itu datang melalui situs prakerja.org.

Situs tersebut menyediakan pelatihan daring gratis. Pelatihan-pelatihan yang dihadirkan prakerja.org pun sama dengan yang disediakan secara berbayar melalui insentif Kartu Prakerja.

"Semua Bisa Anda Dapat Dengan Gratis
Pilih kategori sesuai dengan kebutuhan Anda. Kami akan menyediakan tutorial yang berguna" demikian keterangan di laman muka Prakerja.org

Baca Juga: Jokowi: Peserta Kartu Prakerja akan Dapat Rp600 Ribu Selama 4 Bulan

Pada keterangan di web-nya, Prakerja.org memang dimaksudkan sebagai kritik program Kartu Prakerja yang dihadirkan pemerintah.

"Prakerja.org adalah bentuk kritik terhadap pemerintah terhadap program Kartu praKerja. Lihat manifesto lengkap kami. Anda bisa bergabung dalam aksi nyata dengan menghubungi kami di [email protected]," terang pihak Prakerja.org dalam situsnya.

Pada website juga terdapat akun media sosial Prakerja.org seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.

Pelatihan Gratis Prakerja.org

Pelatihan gratis apa saja yang bisa diakses di laman prakerja.org?

Sesuai visinya, Prakerja.org menyediakan pelatihan online gratis dan bisa diakses bebas tanpa harus melakukan proses pendaftaran terlebih dahulu.

Kelas yang disediakan juga cukup beragam, seperi kelas wirausaha, pengembangan diri, teknologi, bisnis digital, serta bisnis dan keuangan.

Salah satu kelas wirausaha menampilkan materi berupa video berjudul "Strategi Pemasaran Produk Makanan/Kuliner" yang membahas teknik-teknik pemasaran produk kuliner.

Jika ada yang gratis, kenapa harus mengikuti yang berbayar? Komentar tersebut banyak disampaikan sejumlah pengguna media sosial, khususnya Twitter.

Namun hingga Minggu (17/5/2020) siang, Kompas.tv belum bisa menghubungi admin pengelola situs prakerja.org, untuk mengetahui lebih jauh mengenai situs tersebut.

Baca Juga: 8,4 Juta Orang Daftar Kartu Prakerja Tahap Pertama

Respons Pengelola Kartu Prakerja

Direktur Komunikasi Program Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky angkat bicara menanggapi kemunculan laman prakerja.org.

Menurut dia, ada yang membedakan program Kartu Prakerja dari pemerintah.

Ia mengklaim, program Kartu Prakerja ada akuntabilitas. Hal ini diklaimnya yang membedakan program Kartu Prakerja dengan program yang diadakan secara swadaya masyarakat.

"Jika memiliki keahlian dan kualifikasi untuk dibagikan ke peserta Kartu Prakerja, silakan gabung jadi lembaga pelatihan di ekosistem Kartu Prakerja. Terbuka, tentunya harus memenuhi syarat dan kewajiban," kata Panji, Sabtu (16/5/2020), sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Ia mempersilakan mereka yang kompeten untuk mendonasikan modulnya dalam ekosistem Kartu Prakerja sehingga semakin banyak pilihan yang tersedia di masyarakat.

Ketika ditanya apa keuntungan yang didapatkan peserta Kartu Prakerja melalui pelatihan berbayar yang diikuti, Panji mengatakan, meski Kartu Prakerja tidak menjamin seseorang bisa langsung mendapat pekerjaan, tetapi melalui program ini, calon pencari kerja bisa mengasah skill-nya terlebih dahulu.

"Di dalam perekonomian normal pun saya kira ijazah S1 tidak ada jaminan dapat kerja. Di masa sulit ini, jika ada pendidikan/pelatihan yang bisa menjamin dapat kerja, kami ingin mengundang untuk bergabung menawarkan modul di Kartu Prakerja," kata Panji.

Panji mengatakan, ke depannya, program Kartu Prakerja akan bekerja sama dengan sektor usaha untuk mengadakan program place and train.

Selain mendapatkan pelatihan, para peserta juga akan mendapat kesempatan untuk mengikuti ikut tes penempatan.

Baca Juga: Tak Ada Jaminan Peserta Kartu Prakerja Bakal Dapat Pekerjaan Usai Ikut Pelatihan

Kritik terhadap Kartu Prakerja

Kritik terus dilontarkan terhadap program pemerintah, Kartu Prakerja, yang menyasar para pencari kerja usia muda dan pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) karena dampak pandemi virus corona.

Melalui program Kartu Prakerja, pemerintah memberikan insentif uang yang bisa diperoleh setelah peserta Kartu Prakerja mengikuti pelatihan online yang telah disediakan.

Sebelum munculnya situs prakerja.org, sejumlah pihak juga telah menggulirkan kritik terhadap program ini.

Salah satunya dari Enny Hartati, pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF).

Enny menilai bahwa program Kartu Prakerja ini tidak efektif. Menurut dia, di negara mana pun tidak pernah ada negara yang menyelenggarakan pelatihan kerja kepada tenaga kerja secara online.

Jika ada, pelatihan atau kursus yang diselenggarakan secara online sifatnya otodidak semata.

Ia berpandangan, akan lebih bermanfaat jika anggaran yang sudah dialokasikan untuk Kartu Prakerja direalokasi dan di-refocusing untuk penanganan Covid-19.

Baca Juga: Ada "Bisnis" di Balik Kartu Prakerja? - SATU MEJA THE FORUM

Menurut Enny, anggaran sebesar Rp 20 triliun yang digelontorkan pemerintah untuk Kartu Prakerja akan lebih terasa manfaatnya jika dialihkan untuk memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang terdampak pandemi virus corona.

Selain itu, penting pula memberikan bantuan dan perlindungan bagi mereka yang terdampak secara sosial dan ekonomi akibat Covid-19.

Ia mengatakan, pemerintah juga perlu menaruh perhatian pada mereka yang masuk golongan tidak miskin dan tidak rentan miskin.

Golongan ini adalah mereka yang sebelumnya punya pekerjaan dan penghasilan tetap namun pendapatannya berkurang atau bahkan kehilangan pekerjaan karena kebijakan social distancing.

Baca Juga: Saat Corona, Kartu Prakerja Diubah Semi Bansos - BERKAS KOMPAS (Bag1)

 




Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x