Rasulullah dan para sahabat menjadikan malam sebagai ruang penuh cahaya untuk mendekat kepada Allah.
2. Memperbanyak Sedekah
Selain ibadah spiritual, aspek sosial juga harus diperkuat. Sedekah di akhir Ramadan menjadi bentuk syukur atas nikmat, sekaligus membantu mereka yang kurang mampu agar turut bahagia menyambut Idulfitri. Allah berfirman:
“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” (QS. As-Sajdah: 16)
3. I’tikaf di Masjid
I’tikaf menjadi salah satu amalan utama di 10 hari terakhir. Dalam keadaan berdiam di masjid, seorang muslim bisa lebih fokus dalam berzikir, membaca Al-Qur’an, shalat sunnah, hingga bermuhasabah. Sebagaimana diriwayatkan:
“Rasulullah SAW beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.” (HR. Muttafaq ‘alaih)
4. Tilawah Al-Qur’an
Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an menjadi amalan ringan namun sangat besar pahalanya. Banyak umat Islam menargetkan khatam Al-Qur’an di akhir Ramadan sebagai penutup spiritual yang indah. Apapun targetnya, yang utama adalah menumbuhkan kedekatan dengan kalam Ilahi.
Baca Juga: Daya Beli Masyarakat Lesu, Omzet Penjualan Pedagang Pasar Tanah Abang Turun di Ramadan 2025
Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.
Sumber : Kompas TV, Kemenag
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.