Kompas TV nasional humaniora

Fakta-Fakta Pemeriksaan Kesehatan Gratis akan Diresmikan Prabowo, Menkes: Update Tanggal-nya Beliau

Kompas.tv - 5 Februari 2025, 16:04 WIB
fakta-fakta-pemeriksaan-kesehatan-gratis-akan-diresmikan-prabowo-menkes-update-tanggal-nya-beliau
Ilustrasi. Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), yang merupakan salah satu program utama Presiden, berjalan lancar dalam simulasi yang dilakukan di Puskesmas Air Putih, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, pada Selasa (4/2/2025). Presiden Prabowo Subianto diagendakan bakal meresmikan program PKG yang rencananya berlangsung Februari 2025. (Sumber: Kompas.com/pandawa borniat)
Penulis : Kiki Luqman | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS.TV - Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) akan segera diresmikan sebagai salah satu inisiatif prioritas pemerintah di bidang kesehatan. Rencananya, Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan PKG tersebut.

Sebagai awalan, pada hari ini Rabu (5/2/2025) Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta untuk membahas persiapan final program tersebut. 

Berikut sejumlah fakta penting terkait program PKG:

1. Fokus untuk Masyarakat saat Ulang Tahun

Program PKG ditujukan bagi masyarakat Indonesia yang sedang merayakan ulang tahun. Menkes Budi menyebut pertemuan dengan Presiden bertujuan untuk memastikan jadwal peresmian program ini.

"Ingin update tanggalnya beliau mau meresmikannya kapan," ujar Budi usai pertemuan di Istana Kepresidenan, Rabu. Melansir dari Antara.

2. Pelaksanaan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)

Tahap awal pelaksanaan PKG akan difokuskan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti Puskesmas.

Program Kesehatan Gratis ini sudah mulai dikenalkan ke masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terkait pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin.

3. Sejalan dengan Program Prioritas Lainnya

Menkes Budi berharap program ini dapat segera diimplementasikan, sejalan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan diluncurkan pada awal 2025.

"Kalau kita (Kemenkes) inginnya kayak sekolah aja (MBG). Langsung datang ke Puskesmas saja beliau periksa sama menteri-menterinya suruh cek," tambah Budi Gunadi.

Baca Juga: Istana Pastikan Presiden Prabowo Bakal Hadiri Resepsi Hari Lahir ke-102 NU Malam Ini

4. Anggaran Rp4,7 Triliun untuk 60 Juta Masyarakat

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,7 triliun untuk mendukung kelancaran program Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini.

Dana tersebut ditargetkan untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada sekitar 60 juta orang di seluruh Indonesia mulai tahun ini.

5. Bagian dari Program Percepatan (Quick Win) Kesehatan

Adapun PKG merupakan salah satu dari tiga program percepatan (quick win) di bidang kesehatan yang diinisiasi Presiden Prabowo.

Program ini menjadi prioritas untuk seluruh kelompok usia, dengan fokus mencegah penyakit sejak dini dan menekan angka kematian akibat penyakit kardiovaskular serta penyakit tidak menular lainnya.

6. Pendaftaran Melalui Aplikasi SatuSehat

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan PKG diwajibkan mendaftar melalui aplikasi SatuSehat, yang saat ini dalam tahap finalisasi pengembangan. Melalui aplikasi ini, peserta dapat:

  • Mengisi data diri
  • Memilih jadwal pemeriksaan
  • Mendapatkan tiket pemeriksaan

7. Prosedur untuk Peserta Baru JKN

Bagi masyarakat yang belum menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), aktivasi kepesertaan dapat dilakukan satu bulan sebelum ulang tahun.

Setelah mendaftar, peserta akan menerima notifikasi terkait jadwal pemeriksaan melalui aplikasi.

8. Dokumen yang Harus Dibawa Saat Pemeriksaan

Saat menghadiri pemeriksaan di FKTP, masyarakat diharapkan membawa dokumen berikut:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK)
  • Buku Kartu Identitas Anak (KIA) untuk balita dan anak prasekolah
  • Tiket pemeriksaan dari aplikasi atau WhatsApp
  • Formulir kuesioner skrining mandiri yang telah diisi sebelumnya
  • Program PKG diharapkan menjadi langkah signifikan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan pencegahan penyakit sejak dini.

Baca Juga: Ratusan Siswa SMAN 1 Mempawah Gagal Ikut SNBP Karena Kelalaian Sekolah, Apa Solusinya?


 

Kami memberikan ruang untuk Anda menulis

Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.

Daftar di sini



Sumber : Antara, Kompas TV

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE



KOMPASTV SHORTS


Lihat Semua

BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x