JAKARTA, KOMPAS TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan atau PDIP Hasto Kristiyanto menjadi tersangka. Hasto ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan suap yang melibatkan mantan caleg PDIP Harun Masiku.
Penetapan ini berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Sprin.Dik/153/DIK.00/01/12/2024 tertanggal 23 Desember 2024. Selain itu, Hasto juga ditetapkan sebagai tersangka karena diduga merintangi penyidikan atau obstruction of justice (OOJ) dalam kasus Harun Masiku.
Berikut fakta-fakta penetapan tersangka Hasto oleh KPK dalam perkara Harun Masiku:
Baca Juga: Sorotan Hukum Sepekan: Hasto Tersangka, Yasonna Dicegah hingga Polisi yang Dimutasi Kasus DWP
1. Perintahkan Harun Masiku Rendam HP dan Kabur
Sementara itu, dalam perkara perintangan penyidikan, Hasto diduga memerintahkan Nur Hasan, penjaga rumah yang biasa digunakan sebagai kantornya, untuk menelepon Harun Masiku, merendam handphonenya di dalam air dan melarikan diri.
Perintah itu diberikan Hasto pada 8 Januari 2020, ketika KPK hendak melakukan operasi tangkap tangan. Selain itu, Hasto juga diduga memerintahkan Kusnadi, untuk menenggelamkan handphonenya agar tidak ditemukan penyidik pada 6 Juni 2024, sebelum ia diperiksa KPK. menenggelamkan handphone agar tidak ditemukan penyidik.
"HK mengumpulkan beberapa saksi terkait dengan perkara Harun Masiku dan mengarahkan agar saksi tidak memberikan keterangan yang sebenarnya," kata Ketua KPK Setyo Budiyanto, Selasa (24/12/2024).
2. Meminta Riezky Aprilia Mundur
Hasto meminta Riezky mengundurkan diri untuk diganti Harun Masiku. Namun, Riezky tetap menolak. Bahkan, Hasto pernah meminta eks kader PDIP Saeful Bahri menemui Riezky yang tengah berada di Singapura untuk memintanya mundur. Lagi-lagi, permintaan itu ditolak.
3. Menyuap Komisioner KPU Wahyu Setiawan
Karena tak kunjung berhasil, Hasto kemudian mencoba menyuap Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan Komisioner Bawaslu Agustiani Tio F untuk memuluskan aksinya. Upaya itu dilakukan Hasto bekerja sama dengan Harun Masiku, Saeful Bahri, serta orang kepercayaannya, Donny Tri Istiqomah.
"Saudara Wahyu merupakan kader PDI Perjuangan yang menjadi komisioner di KPU," ungkap Setyo.
4. Hasto Muncul dan Singgung Kader Pecatan PDIP yang Ingin Perpanjang Jabatan Presiden
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan atau PDIP Hasto Kristiyanto menyinggung adanya dugaan keterlibatan pihak-pihak yang sudah dipecat oleh PDIP dalam penetapan tersangka dirinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hasto ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap yang melibatkan mantan caleg PDIP Harun Masiku.
Namun, Hasto tak menyebutkan secara detail ihwal identitas yang diduga melakukan intimidasi kepada lembaga antirasuah tersebut.
“Ketika muncul berbagai intimidasi agar tidak dilakukan pemecatan terhadap sosok yang memiliki ambisi kekuasaan, sehingga konstitusi pun sepertinya mau dilanggar dengan perpanjangan masa jabatan tiga periode, ataupun perpanjangan masa jabatan itu, maka demi konstitusi, Ibu Mega kokoh berdiri menjaga demokrasi,” kata Hasto dalam keterangannya, Rabu (25/12/2024).
5. KPK Tidak Tutup Kemungkinan Periksa Megawati dalam Kasus Harun Masiku
Setelah penetapan tersangka terhadap Hasto, tidak menutup kemungkinan lembaga antirasuah akan melakukan pemanggilan terhadap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Hal ini bisa terjadi apabila memang keterangannya dibutuhkan oleh penyidik KPK dalam menangani kasus tersebut.
"Bila penyidik merasa hal tersebut dibutuhkan dalam rangka pemenuhan unsur perkara yang ditangani, maka akan dilakukan," kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika kepada wartawan, Sabtu (28/12/2024).
6. PDIP Belum Berencana Ganti Sekjen
Juru bicara PDI Perjuangan atau PDIP, Chico Hakim, mengatakan partainya hingga saat ini belum berencana mencopot Hasto Kristiyanto dari jabatan sekretaris jenderal (sekjen).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan penetapan Hasto sebagai tersangka kasus dugaan suap dan kasus dugaan perintangan penyidikan terkait mantan caleg PDIP Harun Masiku, Selasa (24/12/2024).
"Tidak ada pembicaraan sedikit pun/atau wacana terkait pergantian posisi sekjen," ujar Chico saat dikonfirmasi, Kamis (26/12/2024), seperti dikutip dari Tribunnews.com.
7. Rencana Penahanan Hasto Usai Jadi Tesangka Kasus Harun Masiku
Baca Juga: KPK Panggil Saksi Kasus Dugaan Suap dengan Tersangka Hasto Kristiyanto
Juru bicara KPK, Tessa Mahardhika mengungkapkan rencana penahanan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupasi Harun Masiku.
Tessa mengatakan penahanan Hasto akan segera dilakukan jika kelengkapan alat bukti sudah terpenuhi.
“Penyidik yang akan menilai kapan para tersangka ini dilakukan penahanan, tidak hanya kepada saudara HK tapi kepada tesangka-tersangka lain. Ada aspek materil, ada aspek formil, penahanan tersangka termasuk juga perkara ini apakah siap untuk dilimpahkan ke jaksa penuntut umum untuk disidangkan,” ujar Tessa, Jakarta, Jumat (27/12/2024).
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.