Kompas TV nasional politik

Langkah Politik Airin usai Dibentak Megawati dan Dikecewakan Golkar: Saya Fokus Persiapan Pilkada

Kompas.tv - 26 Agustus 2024, 23:05 WIB
langkah-politik-airin-usai-dibentak-megawati-dan-dikecewakan-golkar-saya-fokus-persiapan-pilkada
Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Banten Airin Rachmi Diany (kiri) dan Ade Sumardi melakukan salam komando saat menghadiri pengumuman bakal calon kepala daerah untuk Pilkada 2024 di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (26/8/2024). (Sumber: Hafidz Mubarak A/Antara)
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Deni Muliya

"Itu sebagai motivasi, perempuan harus tetap kuat, perempuan harus turun ke lapangan, siapa pun calon, harus turun kan untuk memastikan apa yang terjadi di lapangan," imbuhnya menegaskan.

Baca Juga: Muncul Usulan Duet Pramono Anung-Rano Karno di Pilgub Jakarta, PDI-P Batal Usung Anies?

Mengenai tantangan Megawati untuk masuk ke PDI-P, Airin enggan menjawab tegas.

Airin mengaku masih fokus persiapan pilkada 2024, sehingga belum bisa menyatakan apakah akan angkat kaki dari Golkar atau tidak.

"Kita fokus dulu besok, saya dengan Pak Ade (Ade Sumardi, cawagub Airin), dan teman-teman dari kabupaten/kota sedang melihat berkas-berkas kelengkapan. Yang pasti berkas-berkas kelengkapan untuk melakukan pendaftaran apakah tanggal 27, 28, apa 29," katanya.

Dinilai Kecewa Berat

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menilai Airin "kecewa berat" dengan DPP Partai Golkar karena batal mengusungnya di Banten.

DPP Partai Golkar jusru mengusung kader di luar, yakni duet Andra Soni-Dimyati Natakusumah usai batal mencalonkan Airin.

Airin mengaku memahami keputusan akhir Partai Golkar yang batal mencalonkan dirinya, kendati "sedikit tidak paham."

"Sebagai kader, memahami apa yang menjadi keputusan (partai), walaupun sedikit tidak paham, bisa dimengerti, ya?" kata Airin sambil tersenyum.

Jamiluddin Ritonga menilai, partai yang kini dipimpin Bahlil Lahadalia itu telah mengabaikan kadernya, yakni Airin yang dinilai layak meninggalkan partai tersebut.

"Jadi, selayaknya Airin meninggalkan Golkar. Airin dapat pindah ke partai lain yang lebih menghormati dan mengakui kapasitas kadernya," ujar Jamiluddin Ritonga dikutip Tribunnews.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mempersilakan Airin Rachmi Diany untuk maju di Pilkada Banten bersama PDI-P.

Bahlil mengaku pencalonan Airin sempat menimbulkan "dinamika" di internal partai.

"Kita hargai keputusan politik itu, nggak boleh sampai kita melanggar," kata Bahlil dikutip Antara.

Baca Juga: PDI-P Belum Beri Keputusan, Anies Sudah Urus Surat Pengadilan untuk Ikut Pilkada Jakarta 2024




Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x