Kompas TV nasional politik

Pengamat Sebut Golkar Partai Besar Tempat Berlindung Ternyaman Bagi Jokowi Setelah Tak Menjabat

Kompas.tv - 4 Maret 2024, 09:00 WIB
pengamat-sebut-golkar-partai-besar-tempat-berlindung-ternyaman-bagi-jokowi-setelah-tak-menjabat
Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Presiden Joko Widodo di kawasan Kebun Raya Bogor, Sabtu (6/1/2024). (Sumber: KOMPAS TV/Dok. Partai Golkar)
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana | Editor : Iman Firdaus

JAKARTA, KOMPAS.TV – Partai Golkar merupakan partai besar tempat berlindung ternyaman bagi Joko Widodo (Jokowi) saat tidak lagi menjabat sebagai Presiden RI.

Analisis tersebut disampaikan oleh pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno, kepada Kompas.com, Minggu (3/3/2024).

“Golkar partai besar tampat paling nyaman untuk berlindung di kemudian hari setelah Jokowi tak lagi jadi Presiden,” kata Adi.

Ia berpendapat peluang Jokowi bergabung dengan Partai Golkar sangat terbuka.

Baca Juga: Pengamat Politik Kunto Adi Wibowo Buka Suara soal Ambang Batas 4 Persen Parlemen Diubah

Golkar, kata Adi, merupakan partai politik tua dengan massa pendukung besar, dan pada Pemilu 2019 lalu Golkar meraup 17.229.789 suara nasional, terbanyak ketiga setelah PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.

Kondisi itu, kata Adi, dapat membuat Jokowi menjadi tokoh besar di partai. Hal itu akan berbeda dengan Partai Gerindra.

Ia berpendapat Jokowi sulit bergabung di Gerindra karena partai tersebut memiliki Prabowo Subianto, sang ketua umum, sebagai figur sentral.

“Kalau di Golkar, aura Jokowi masih terlihat kuat meski sudah tak lagi jadi Presiden karena di Golkar sejauh ini tak ada figur sentral,” ujar Adi.

Kemungkinan Jokowi akan berlabuh di Golkar, kata Adi, bergantung pada dua hal. Pertama, apakah Jokowi berkeinginan. Kedua, apakah Golkar bersedia menerima Jokowi atau tidak.

Jika nantinya Jokowi bergabung dengan Golkar, Adi yakin ia akan mendapatkan posisi strategis di partai tersebut, yang dapat menguntungkan Jokowi.

“Ada mutual interesting antarkeduanya,” katanya.

Jika melihat dari pernyataan sejumlah elite Golkar, Adi menilai, partai beringin tampak menyambut baik isu bergabungnya Jokowi. Terlebih Jokowi jugatidak membantah desas-desus tentang dirinya yang akan bergabung.

Baca Juga: Hasil Rekapitulasi Suara KPU Jombang: Prabowo-Gibran Unggul Raih 70,5 Persen Suara

“Biasanya jika tak ada bantahan langsung dari Jokowi, bisa ditafsirkan Jokowi sepertinya juga tertarik, tapi belum diungkap secara terbuka,” ujar Adi.

“Tinggal Jokowi kapan menegaskan kepindahannya ke Golkar, yang jelas Golkar terlihat welcome,” tuturnya.


 

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto merespons baik soal peluang Jokowi bergabung ke Golkar.

"Baik, bagus-bagus saja," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2024).

Sementara, Jokowi tak memberikan jawaban tegas mengenai desas-desus itu. Ia tak membantah, tetapi juga tidak membenarkan isu yang menyebut dirinya bakal berganti haluan ke Golkar.

"Saya setiap hari masuk Istana," ujar Jokowi di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Rabu (28/2/2024).




Sumber : kompas.com




BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x