2. Arah Barat (Merak)
3. Arah Selatan (Puncak)
Dalam kesempatan itu, Lisye menyampaikan penyesuaian periode arus balik Hari Raya Idul Fitri 1444 H yang semula dihitung selama 7 hari menjadi dihitung selama 10 hari yakni mulai H1 sampai H+8 Lebaran (pada 22 April-1 Mei 2023).
“Dengan melihat realisasi hingga H+5 yang dibandingkan dengan prediksi arus balik pada periode H1 s.d H+8 tersebut, masih ada 32,7% atau sekitar 672.179 ribu kendaraan yang belum kembali ke Jabotabek," ucapnya.
"Kami telah menyiapkan antisipasi lonjakan volume lalu lintas pada puncak arus balik tahap kedua yang diprediksi terjadi pada Minggu-Senin, 30 April-1 Mei 2023, baik di sepanjang jalur, rest area maupun di gerbang tol, seperti penambahan sarana, peralatan, maupun petugas di lapangan."
Lisye pun tak bosan untuk kembali mengingatkan kepada pengguna jalan guna memastikan kecukupan saldo e-toll untuk menghindari antrean di gerbang tol, selalu berhati-hati dalam berkendara,
"Patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan. Gunakan waktu dengan bijak dengan tidak berlama-lama di rest area dan selalu menerapkan protokol kesehatam," ujarnya.
"Tetap terhidrasi dan jaga kesehatan untuk mengantisipasi panas ekstrem dengan indeks ultraviolet tinggi yang diprediksi oleh Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG)."
Baca Juga: Puncak Arus Balik di Bandara Syamsudin Noor Diprediksi 1 Mei, Simulasi Flow Disiapkan
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.