Kompas TV internasional kompas dunia

Hujan Salju Terberat dalam Satu Dekade Terakhir Melanda AS, Banyak Kecelakaan di Jalan Raya

Kompas.tv - 6 Januari 2025, 12:06 WIB
hujan-salju-terberat-dalam-satu-dekade-terakhir-melanda-as-banyak-kecelakaan-di-jalan-raya
Seorang warga menyeberang jalan bersama anjingnya, saat salju lebat turun pada hari Minggu, 5 Januari 2025, di St. Louis, Missouri, Amerika Serikat. (Sumber: Foto AP/Jeff Roberson)
Penulis : Tussie Ayu | Editor : Desy Afrianti

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Hujan salju, es, angin, dan suhu yang sangat rendah melanda Amerika Serikat (AS). Kondisi ini menbuat sejumlah perjalanan di beberapa wilayah AS terganggu, Minggu (5/1/2025). Musim dingin tahun ini diperkirakan merupakan yang terberat di AS dalam satu dekade terakhir.

Salju tebal dan es menyelimuti jalan raya utama di hampir seluruh Kansas, Nebraska bagian barat, dan beberapa wilayah Indiana. Pasukan Garda Nasional di beberapa negara bagian pun diaktifkan untuk membantu pengendara yang terjebak salju. 

Diperkirakan salju setebal 20 sentimeter terjadi di beberapa wilayah di Kansas dan Missouri. Selain salju tebal, di wilayah ini juga terjadi angin kencang dengan kecepatan angin hingga 45 mph. Badan Cuaca Nasional AS mengeluarkan peringatan untuk Kansas dan Missouri, kemudian peringatan tersebut meluas hingga New Jersey.

"Untuk wilayah yang mengalami salju tertinggi, mungkin tahun ini merupakan hujan salju terberat dalam satu dekade terakhir," kata badan cuaca tersebut seperti dikutip dari The Associated Press.

Baca Juga: Mayotte Prancis Diterjang Badai Terburuk dalam Seabad, Ribuan Orang Diduga Tewas

Pusaran kutub udara yang sangat dingin biasanya berputar di sekitar Kutub Utara. Orang-orang di AS, Eropa, dan Asia mengalami musim dingin yang intens saat pusaran itu lepas dan membentang ke arah selatan.

Penelitian menunjukkan Arktik yang menghangat dengan cepat menjadi penyebab meningkatnya frekuensi pusaran kutub yang memperluas cengkeraman es.

Prakiraan cuaca menunjukkan terjadinya salju dan es, dan bahkan ada kemungkinan akan terjadi tornado

Di Indiana, salju menutupi sebagian Interstate 64, Interstate 69, dan U.S. Route 41, sehingga Kepolisian Negara Bagian Indiana meminta para pengendara untuk tidak berkendara di jalan raya karena akan membahayakan pengguna jalan. 

"Salju turun sangat lebat, pembersih salju bekerja keras dan kemudian dalam waktu setengah jam, jalan raya kembali tertutup salju," kata Sersan Todd Ringle dari Kepolisian Indiana.

Sekitar 25 sentimeter salju turun di beberapa bagian Kansas, dengan total salju dan hujan es diperkirakan mencapai lebih dari 36 sentimeter di beberapa bagian Kansas dan Missouri utara.

Di Kentucky, Louisville mencatat 19,5 sentimeter salju pada hari Minggu, yang merupakan rekor salju tertinggi pada tanggal tersebut. Sebelumnya, rekor salju tertinggi hanya 7,6 sentimeter dan ditetapkan pada tahun 1910. Sementara itu, kota Lexington, Kentucky, juga mencatat rekor hujan salju, dengan ketebalan salju mencapai 12,7 sentimeter.

Beberapa bagian wilayah di New York juga mengalami hujan salju lebat, hingga mencapai tumpukan salju setinggi 0,9 meter yang diperkirakan berlangsung hingga Minggu sore.

Selain itu, badai diperkirakan akan bergerak ke Lembah Ohio dan mencapai negara bagian Mid-Atlantic pada Minggu dan Senin malam, dengan suhu beku yang parah diperkirakan terjadi hingga di Florida. 

Kecelakaan Mobil Marak Terjadi Ketika Badai 

Ratusan kecelakaan mobil dilaporkan terjadi di Virginia, Indiana, Kansas, dan Kentucky, di mana seorang polisi negara bagian dirawat karena cedera yang tidak mengancam jiwa setelah mobil patrolinya ditabrak di Interstate 65. “Setidaknya 600 pengendara terlantar di Missouri,” kata patroli jalan raya negara bagian itu.

Jalan raya di Kansas timur laut ditutup karena kondisi yang tidak dapat dilalui, menurut Departemen Transportasi negara bagian itu. Penutupan tersebut mencakup sekitar 354 kilometer dari jalan raya utama negara bagian itu. 

Gubernur Kentucky Andy Beshear, yang mengumumkan keadaan darurat negara bagian sebelum badai, dan mengatakan gedung-gedung di negara bagian itu akan ditutup pada hari Senin.

Baca Juga: Spurs Bersiap Hadapi Rangers di Tengah Badai Cedera

“Kami melihat terlalu banyak kecelakaan bagi orang-orang yang tidak harus berada di jalan, jadi saya menganjurkan kepada warga untuk tetap berada di rumah bersama keluarga Anda," kata gubernur.

Polisi Negara Bagian Virginia melaporkan sedikitnya 135 kecelakaan saat badai memasuki negara bagian tersebut pada hari Minggu. 

Di Charleston, Virginia Barat, tempat salju setebal beberapa inci turun pada hari Minggu malam, pihak berwenang mengimbau para pengendara untuk tetap di rumah. Kantor Sheriff Wilayah Kanawha mengatakan bahwa para deputi mendapatkan laporan terjadinya kecelakaan dan panggilan darurat 911 di seluruh wilayah. 

"Harap bersabar jika Anda telah menghubungi 911 untuk meminta bantuan. Seorang deputi akan menghubungi Anda atau menanggapi Anda sesegera mungkin," kata kantor sheriff dalam sebuah pernyataan.




Sumber : The Associated Press




BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x