Tempo permainan Spanyol juga diatur oleh Sergio Busquets yang bermain dekat garis pertahanan mereka.
Baca Juga: Demi Perpanjang Kontrak Lionel Messi, Barcelona Siap Lego Antoine Griezmann
Pemenang pertempuran di lini tengah nampaknya akan menjadi penentu jalannya pertandingan ini.
Meski begitu, ada catatan tersendiri. Jurnalis sepakbola BBC Sport, Mark Lawrenson menyoroti permainan Italia dalam laga perempat final lawan Belgia.
Saat itu, Italia tak lagi menerapkan pola pikir menyerang, berubah kembali menjadi tim yang cenderung bertahan.
Lawrenson memprediksi, hal serupa juga bakal terjadi dalam laga melawan Spanyol. Apalagi, bek kiri Italia Leonardo Spinazzola, yang kerap membantu serangan, mengalami cedera hamstring.
Di sisi seberang, Spanyol adalah tim yang angin-anginan dalam mencetak gol.
“Mereka punya cara bermain yang mendominasi lawan. Kupikir, ini adalah kekuatan. Tapi, kamu harus sadar ini tidak baik, kalau kamu melakukan itu dan tidak mencetak cukup banyak gol,” ujar Jose Mourinho dalam wawancara dengan kanal Youtube talkSPORT.
Mourinho pun menyoroti, Spanyol tak memiliki penyerang yang produktif untuk saat ini. Terbukti, Spanyol memang kesulitan mencetak gol sepanjang turnamen EURO 2020.
Baca Juga: Italia vs Spanyol, Luis Enrique: Tidak Ada yang Bakal Dominan di Laga Ini!
Mereka sempat menyajikan pesta gol dalam laga babak 16 besar melawan Kroasia. Namun, ketika berhadapan dengan Swiss, La Furia Roja hanya bisa meraih hasil imbang 1-1 dan menang lewat adu penalti.
Dengan berbagai fakta itu, para pundit lebih banyak menjagokan Italia. Melansir BBC Sport, 8 pundit yakin Italia menang dengan skor 2-1, 2-0, atau 1-0.
Sementara, hanya dua pundit yang yakin Spanyol akan menang dengan skor 0-1 atau 1-2. Di sisi lain, 2 pundit memprediksi laga akan berakhir lewat adu penalti.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.