Belajar Keluar dari Zona Nyaman Ala Pelukis Desy Gitary
Budaya | 26 Juli 2021, 13:26 WIBPada 2017, ia memutuskan untuk pindah ke Yogyakarta dan berhasil menggelar pameran tunggal. Kepindahannya ke Yogyakarta juga bagian dari upaya keluar dari zona nyaman
karena harus jauh dari keluarga, tinggal sendiri, dan berdiri dengan kakinya sendiri.
Namun, ia tidak lantas terpuruk, justru ia menciptakan sistem pendukunganya sendiri. Desy Gitary berteman dengan banyak seniman agar mendapat pengetahuan yang bisa
membantunya untuk menembus belantara seniman yang rata-rata lulusan sekolah seni. Tantangan ini membuat Desy terpacu untuk selalu belajar dan menghasilkan sesuatu yang lebih.
Baca Juga: Mencari Perupa di Luar Peta, Menikmati Atmosfer Gorontalo di Yogyakarta
"Mungkin seperti salah satu judul lukisannya, Windmill, bahwa segalanya sesuatunya itu berputar tidak pernah di bawah terus, tidak pernah di atas terus. Membentuk
harmoni yang membuatnya menjadi Desy yang sekarang," kata Karina.
Rencananya, Desy Gitary akan menggelar pameran tunggal keempatnya di Red Base Art Gallery, Sydney Australia pada 14 Januari sampai 28 Februari 2022.
Penulis : Switzy Sabandar Editor : Purwanto
Sumber : Kompas TV