> >

Retno Marsudi Pamit di DPR: Jangan Tinggalkan Palestina Berjuang Sendirian

Politik | 12 September 2024, 15:03 WIB
Momen Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berpamitan di gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/9/2024). (Sumber: Tangkapan layar Youtube DPR RI.)

JAKARTA, KOMPAS TV - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan salam perpisahan saat menghadiri rapat bersama Lemhanas dengan Komisi I DPR RI di gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/9/2024). 

Retno yang terlihat mengenakan blazer berwarna hijau tampak membungkukkan badannya di depan anggota parlemen.

Peserta rapat dan jajaran pejabat Lemhanas langsung membalasnya dengan memberikan standing applause ke Retno. 

Momen itu terjadi ketika ia selesai membacakan pandangannya terkait situasi perkembangan geopolitik dunia ke depannya. 

Baca Juga: Menlu Retno Marsudi Sampaikan Kerja Sama Indonesia-Jepang Vaksin Mpox, Sebut Sudah Ada 1.600 Dosis

Ia menitipkan pesan kepada anggota Komisi I DPR RI agar Indonesia terus memperjuangkan kemerdekaan bangsa Palestina dari penjajahan yang dilakukan Israel. 

Dirinya juga menghaturkan permintaan maaf bila selama bertugas hampir sepuluh tahun ini ada kerja yang kurang maksimal. 

"Tadi pimpinan menyatakan mengenai Palestina, jangan tinggalkan bangsa Palestina berjuang sendirian di tengah hak-hak mereka dirampas. Ibu Bapak selamat bekerja, apapun amanah yang Ibu Bapak akan jalankan ke depan saya mohon pamit dan saya mohon maaf jika dalam pelaksanaan tugas ada yang membuat Ibu Bapak kurang berkenan," kata Retno, Kamis. 

"Hari ini merupakan hari terakhir pertemuan antara Kemenlu dengan Komisi I DPR untuk masa bakti saat ini," ujarnya. 

Ia menyebut, dirinya bersyukur bisa dipercaya selama dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengemban tugas sebagai menteri luar negeri. 

"Saya sangat terhormat mendapatkan amanah dan tanggung jawab, menjadi kapten diplomasi Indonesia selama 10 tahun amanah tersebut. Sebentar lagi akan selesai sebagai warga negara biasa saya akan terus mencoba berkontribusi untuk Indonesia," ujarnya.

Retno menambahkan, dirinya akan tetap berkontribusi untuk mengabdi kepada Indonesia, meski nanti tak lagi menjadi pembantu Presiden. 

"Indonesia deserve mendapatkan kebajikan dari kita, di tengah situasi dunia yang penuh tantangan keteguhan diperlukan agar kita dihormati dan dapat tegak berjalan memperjuangkan kepentingan Indonesia," kata Retno.

Baca Juga: Jawaban Menlu Retno Marsudi soal Viral Geng WNI di Jepang

"Sekali lagi jangan pernah lelah mencintai Indonesia, jangan pernah lelah berbuat baik untuk Indonesia. Terima kasih sekali lagi saya mohon pamit Ibu Bapak," ucapnya. 

Penulis : Fadel Prayoga Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU