> >

Uni Eropa Desak Negara Pemasok Senjata Izinkan Ukraina Menyerang Jauh ke dalam Wilayah Rusia

Kompas dunia | 30 Agustus 2024, 02:00 WIB
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell berbicara dengan media saat tiba di pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di gedung Dewan Eropa di Brussels, Kamis, 29 Agustus 2024. (Sumber: AP Photo)

"Kami mendesak semua negara yang telah berjanji untuk mengirimkan sistem Patriot beberapa bulan lalu, untuk segera melakukannya. Sistem tersebut sudah siap dikirim. Yang kurang hanyalah lampu hijau terakhir," katanya.

Bulan lalu, Ukraina menyatakan membutuhkan 25 sistem pertahanan udara Patriot untuk melindungi sepenuhnya wilayah udaranya dan menjaga negara dari serangan rudal Rusia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Hongaria, Péter Szijjártó, yang negaranya mengklaim sebagai pendamai dalam konflik Ukraina dan menentang pendekatan Uni Eropa serta NATO terhadap perang ini, menyatakan bahwa mitra-mitra Eropa tampak menderita "psikosis perang."

"Mayoritas negara Uni Eropa, bersama dengan elit Brussels dan birokrat di sini, mengambil sikap pro-perang secara mutlak," kata Szijjártó. Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa "sikap pro-perang yang buta ini dan psikosis perang akan terus berlanjut dalam beberapa bulan ke depan."

Pertemuan Uni Eropa pada Kamis ini sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Budapest, namun Borrell, dengan dukungan dari beberapa negara anggota, memutuskan untuk mengadakannya di Brussels sebagai bentuk protes terhadap sikap Hongaria dalam isu Ukraina.

 

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Associated Press


TERBARU