> >

Hamas Terkesan Umat Kristen Palestina Tak Rayakan Natal sebagai Bentuk Solidaritas dengan Gaza

Kompas dunia | 25 Desember 2023, 09:49 WIB
Anak-anak pramuka Palestina membawa spanduk yang menyerukan diakhirinya serangan Israel ke Gaza di dekat Gereja Kelahiran yang diyakini sebagai tempat lahirnya Yesus, saat malam Natal di Betlehem, Tepi Barat, Minggu, 24 Desember 2023. (Sumber: AP Photo/Mahmoud Illean)

“Muslim dan Kristen bersatu dalam ketangguhan, menjaga identitas mereka, dan melindungi kesucian Keislaman dan Kekristenan mereka."

Israel melakukan pengeboman besar-besaran ke Gaza, wilayah Palestina yang telah didudukinya sejak 1967 dan diblokade sejak 2007 itu.

Serangan itu dilancarkan setelah Hamas menyerang wilayah Israel pada 7 Oktober lalu.

Baca Juga: Betlehem Palestina Sunyi di Malam Natal, Menolak Merayakan saat Warga Gaza Diserang Israel

Serangan Israel ke Gaza sejak 7 Oktober telah membunuh sedikitnya 20.424 warga Palestina, kebanyakan anak-anak dan perempuan, serta mencederai 54.036 orang lainnya.

Sedangkan Israel mengeklaim sekitar 1.200 orang tewas dalam serangan Hamas pada 7 Oktober.

Bombardir Israel membuat wilayah Gaza menjadi reruntuhan. Sebagian besar perumahan warga di wilayah pesisir tersebut, hancur atau rusak.

Selain itu, sekitar dua juga orang mengungsi di wilayah padat penduduk di tengah kekurangan makanan dan air bersih akibat blokade Israel.

 

Penulis : Haryo Jati Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Anadolu Agency


TERBARU