> >

Media China Sebut Pembunuhan Warga Sipil di Bucha sebagai Pertunjukan yang Dilakukan Ukraina

Krisis rusia ukraina | 7 April 2022, 14:29 WIB
Ilustrasi. Situasi salah satu kuburan massal di Bucha, pinggiran Kiev, Ukraina, Senin (4/4/2022). Pasukan Rusia diduga mengeksekusi warga sipil selama menduduki daerah itu. (Sumber: Rodrigo Abd/Associated Press)

Meski terus mengutarakan perdamaian, China kerap menyalahkan Amerika Serikat (AS), atas situasi di Ukraina.

Media nasionalis China, Global Times pada Rabu (6/4/2022), mempertanya kebenaran dari apa yang disebutnya “insiden Bucha”, dan membebaskan Rusia dari tanggung jawab.

Baca Juga: Tuduh Washington Cari Keuntungan, China Desak AS Cabut Sanksi Rusia demi Selesaikan Perang Ukraina

“Sangat disesalkan bahwa setelah pengungkapkan ‘insiden Bucha’, AS pengganggas krisis Ukraina, belum menunjukkan tanda-tanda mendesak perdamaian dan mempromosikan pembicaraan, tapi siap memperburuk ketegangan Rusia dan Ukraina,” bunyi editorial tablod tersebut.

“Tak peduli bagaimana ‘insiden Bucha’ terjadi, tidak ada yang bisa menyangkal setidaknya satu hal: Perang itu sendiri adalah penyebab utama bencana kemanusiaan,” tambahnya.

Duta Besar China untuk PBB, Zhang Jun mengungkapkan bagaimana penggambaran warga sipil yang tewas di Bucha sangat mengganggu.

Tetapi terkait untuk menyalahkan situasi, ia mendesak semua pihak untuk menahan diri dan menghindari tuduhan tak berdasar.

Penulis : Haryo Jati Editor : Iman-Firdaus

Sumber : CNN


TERBARU