JAKARTA, KOMPAS.TV - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyebut pihaknya sedang melangsungkan penyelidikan kematian bayi perempuan berusia dua bulan di Kembangan, Jakarta Barat. Kematian bayi diduga tidak wajar.
Bayi berinisial AMS itu disebut meninggal saat tidur bersama ibunya di rumah mereka di Srengseng, Kembangan. Namun, saat terbangun, ibunya mendapati bahwa AMS sudah tidak bernyawa.
Kombes Ade menyampaikan, sang ibu berinisial PA (27), mengaku menidurkan bayinya setelah menyusui pada Jumat (7/3/2025) sekitar pukul 21.30 WIB. PA kemudian tidur di samping bayinya.
Baca Juga: Detik-Detik Petugas Evakuasi Bayi dan Lansia Korban Banjir di Sejumlah Titik di Jakarta
"Kemudian ketika jam 01.30 WIB, PA terbangun dari tidurnya dan menyadari ada yang aneh dari bayinya," kata Ade, Minggu (9/3).
Setelah mendapati anaknya meninggal, PA membangunkan suaminya berinisial BP (31) dengan panik. BP pun membawa bayi ke Puskesmas Kebon Jeruk.
Petugas puskesmas mendapati luka lebam yang tidak wajar pada bayi tersebut.
"Adapun keterangan dari dokter Puskesmas Kebon Jeruk terdapat lebam yang tidak wajar pada bagian tubuh bayi," kata Ade dikutip Antara.
Karena adanya lebam tersebut, pihak puskesmas tidak bisa mengeluarkan surat kematian dan harus melibatkan polisi untuk penanganan kasu ini.
Jenazah AMS lalu dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diautopsi. Kasus ini kemudian ditangani Polsek Kembangan.
Dengan keterangan dari pihak dokter Puskesmas akhirnya bayi/korban di bawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk di autopsi," kata Ade.
Baca Juga: Sadis! Ayah dan Anak di Blora Tewas Diracun, Pelaku Ternyata Adik Ipar Korban
Hingga kini belum ada penjelasan lebih jauh penyebab kematian sang bayi malang itu.
Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.