Kompas TV lifestyle kuliner

4 Fakta Konten Rendang 200 Kg di Palembang: Gubernur Sumsel Marah, Willie Salim Dilaporkan ke Polisi

Kompas.tv - 26 Maret 2025, 08:19 WIB
4-fakta-konten-rendang-200-kg-di-palembang-gubernur-sumsel-marah-willie-salim-dilaporkan-ke-polisi
Willie Salim, kreator konten, kini terseret kasus hukum usai membuat konten memasak 200 kg rendang di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, Sumatera Selatan. (Sumber: Instagram Willie Salim)
Penulis : Ade Indra Kusuma | Editor : Vyara Lestari

JAKARTA, KOMPAS.TV - Konten rendang 200 kilogram (kg) Willie Salim yang viral di jagad media sosial membuat gaduh. Tak cuma menuai pro dan kontra warganet, konten memasak daging rendang itu bahkan memantik amarah Gubernur Sumatera Selatan hingga berujung laporan ke polisi.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam video yang diunggah di Instagram @willie27_ pada Kamis (20/3/2025), kreator kontenWillie Salim memperlihatkan proses memasak 200 kg rendang dalam jumlah besar di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang. Namun, saat ia meninggalkan lokasi sebentar, rendangnya raib!

Baca Juga: Ariel NOAH Lempar Lagi Bahasan soal Royalti, Ahmad Dhani: Kau Kirim Bola Langsung Ku Smash!

Konten itu kontan memicu hujatan warganet kepada warga Palembang, yang dianggap 'serakah' karena mengambil rendang sebelum matang.

Berikut sejumlah fakta-fakta konten rendang 200 kg Willie Salim:

Gubernur Sumsel Marah: “Nama Palembang Dirusak Karena Konten!”

"Mako kemarin ada orang ambil konten itu , ai marah nian aku , yang rendang itu ye, memang di sengajoke supayo direbut uwong , sudah itu kito dikatoinyo. (Kemarin ada orang yang membuat konten itu, saya sangat marah soal konten rendang itu, memang itu disengaja agar orang rebutan, setelah itu kita dihujatnya)," kata Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dikutip dari Kompas.com, Senin (24/3/2025).

Herman Deru mengingatkan, kreator konten seharusnya mengangkat nama baik suatu daerah saat berkunjung ke daerah tersebut, bukan malah menjatuhkannya. Apalagi, kedatangan Willie Salim sebelumnya disambut baik oleh para warga.

"Saya tidak rela nama Palembang dirusak hanya karena konten daging sepanci. Terlalu terhormat orang Sumatera Selatan, khususnya Palembang hanya karena daging sepanci," tegas Herman Deru.

Dihujat, Dilaporkan ke Polisi, dan Diminta Bertanggung Jawab!

Kami memberikan ruang untuk Anda menulis

Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.

Daftar di sini



Sumber : Kompas TV/Kompas.com

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE



KOMPASTV SHORTS


Lihat Semua

BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x