JAKARTA, KOMPAS.TV - Puasa di bulan Ramadan adalah ibadah wajib bagi umat Muslim yang telah akhil baligh. Selain sebagai kewajiban agama, puasa juga dipercaya memiliki manfaat kesehatan.
Namun, bagi penderita diabetes, puasa dapat menjadi tantangan tersendiri karena berisiko memengaruhi kadar gula darah dan insulin dalam tubuh.
Meski demikian, persiapan yang tepat dan langkah-langkah yang terencana, penderita diabetes tetap bisa menjalankan puasa tanpa membahayakan kesehatan mereka.
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan agar puasa tetap aman bagi penderita diabetes:
1. Konsultasi dengan Dokter Terlebih Dahulu
Sebelum memutuskan untuk berpuasa, penderita diabetes sebaiknya berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan saran medis yang sesuai dengan kondisi tubuh mereka.
Dokter dapat memberikan rekomendasi berdasarkan pemeriksaan kesehatan, seperti tes darah, penyesuaian dosis obat, serta membahas potensi risiko yang mungkin terjadi selama puasa.
2. Memastikan Tubuh Tetap Terhidrasi
Dikutip dari laman diabetes.org, menjaga hidrasi tubuh selama Ramadan sangat penting bagi penderita diabetes.
Namun, minuman yang mengandung gula dan kafein sebaiknya dihindari agar tidak menyebabkan dehidrasi saat menjalani puasa.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, penderita diabetes dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan lebih aman dan nyaman tanpa mengorbankan kesehatan mereka.
3. Rutin Memantau Kadar Gula Darah
Dikutip dari laman Pharm Easy, pemantauan gula darah secara rutin sangat penting bagi penderita diabetes selama Ramadan.
Hal ini dapat dilakukan beberapa kali dalam sehari menggunakan alat pengukur glukosa di rumah atau dengan berkonsultasi di apotek terdekat.
Dengan pemantauan yang konsisten, penderita diabetes dapat mengontrol kadar gula darah mereka dan segera mengambil tindakan jika terjadi ketidakseimbangan.
Baca Juga: Link Kalender Maret 2025 Lengkap dengan Libur Puasa-Lebaran Anak Sekolah, Karyawan Swasta, dan ASN
Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.