Kompas TV internasional kompas dunia

Menlu AS Sebut Trump Serius Ingin Rebut Greenland dan Terusan Panama, Merasa Terancam oleh China

Kompas.tv - 31 Januari 2025, 19:35 WIB
menlu-as-sebut-trump-serius-ingin-rebut-greenland-dan-terusan-panama-merasa-terancam-oleh-china
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio menyapa jajaran staf Departemen Luar Negeri AS dalam upacara penyambutan di Washington, Selasa (21/1/2025). (Sumber: Jacquelyn Martin/Associated Press)
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Edy A. Putra

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS) Marco Rubio menegaskan Presiden Donald Trump serius ingin mengambil alih Greenland dan Terusan Panama.

Menurutnya, keinginan Trump tersebut didasari kepentingan keamanan AS yang merasa terancam oleh aktivitas China.

Hal tersebut disampaikan Rubio jelang serangkaian kunjungan luar negeri ke kawasan Amerika Tengah. Safari kunjungan Rubio akan dimulai di Panama pada Sabtu (1/2/2025).

"Apa yang saya pikir bisa dipastikan adalah, dalam kurun empat tahun mulai sekarang, kepentingan kami di Arktik akan lebih aman, kepentingan kami di Terusan Panama akan lebih aman," kata Rubio dalam wawancara dengan SiriusXM, Kamis (30/1/2025) waktu setempat, dikutip Associated Press.

Dia menuduh investasi China dalam bentuk infrastruktur di sekitar Teluk Panama mengancam langsung kepentingan AS.

Baca Juga: Donald Trump Ancam Ambil Terusan Panama, Presiden Panama Tak Terima

Menurut Rubio, perusahaan-perusahaan China yang berinvestasi di Panama dapat diperintah langsung oleh pemerintahan Xi Jinping.

Diplomat pilihan Trump tersebut mengeklaim pemerintah China dapat menggunakan perusahaan-perusahaan terkait untuk "mengganggu lalu lintas" di Terusan Panama.

"Jika pemerintah di China dalam situasi konflik menyuruh mereka menutup Terusan Panama, mereka akan melakukannya," kata Rubio.

"Tak ada keraguan sedikit pun bahwa mereka punya rencana kontingensi untuk melakukan hal tersebut yang mana menjadi ancaman langsung."

Terkait Terusan Panama, Rubio pun mengulangi klaim Trump bahwa kapal-kapal AS yang melintasi terusan tersebut dipatok biaya terlalu besar. Dia menyebut AS seharusnya mendapat diskon karena berjasa merampungkan konstruksi terusan tersebut pada awal abad 20.

Rubio juga menilai AS perlu menguasai Greenland karena China semakin aktif di Samudra Arktik. Denmark disebutnya tidak memiliki kapabilitas untuk mempertahankan Greenland dari China.

Dia menyebut China dapat mengeksploitasi jalur kapal dengan kehadirannya di Samudra Arktik. Rubio pun mengeklaim AS seharusnya punya otoritas lebih besar sebagai ganti perlindungan NATO untuk pulau tersebut.

"Saya tahu ini topik yang sulit bagi Denmark, tetapi sekali lagi, ini adalah kepentingan nasional bagi Amerika Serikat," katanya.

Baca Juga: Demi Kurung Migran di Guantanamo, Trump Perluas Kamp Tahanan hingga Bisa Tampung 30.000 Orang


 




Sumber : The Associated Press

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE



BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x