Kompas TV internasional kompas dunia

Israel Gempur Tepi Barat Usai Gencatan Senjata Gaza, Tewaskan 8 Orang di Kamp Pengungsian Jenin

Kompas.tv - 21 Januari 2025, 23:25 WIB
israel-gempur-tepi-barat-usai-gencatan-senjata-gaza-tewaskan-8-orang-di-kamp-pengungsian-jenin
Petugas medis menolong seorang pria yang terluka dalam operasi militer Israel di Tepi Barat, Selasa (21/1/2025). (Sumber: Majdi Mohammed/Associated Press)
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Desy Afrianti

RAMALLAH, KOMPAS.TV - Israel dilaporkan meluncurkan operasi militer besar-besaran di Tepi Barat usai gencatan senjata efektif berlaku di Jalur Gaza. Militer Israel dilaporkan menyerbu kamp pengungsian Jenin dan sejumah tempat lain.

Militer Israel mengakui bahwa pihaknya menggelar "operasi signifikan" di Jenin. Operasi bertajuk "Iron Walls" tersebut disebut menyasar kelompok perlawanan Palestina di daerah tersebut.

Israel menggunakan serangan udara hingga kendaraan tempur dalam penyerbuan ke kamp pengungsian Jenin, Selasa (21/1/2025). Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan operasi militer Israel di Jenin telah menewaskan setidaknya delapan orang dan menimbulkan 35 korban luka.

Baca Juga: Indonesia Desak DK PBB Ambil Langkah Nyata Akhiri Penderitaan Rakyat Palestina

Peneliti Israel-Palestina di Human Rights Watch, Milena Ansari menyebut aktivitas militer Israel di Tepi Barat meningkat belakangan ini. Ansari mengingatkan tindakan Israel menimbulkan risiko "eskalasi serius" di Tepi Barat.

Selain operasi militer, Ansari melaporkan kekerasan pemukim ilegal Israel di Tepi Barat meningkat belakangan ini. Pemukim ilegal menyerang rumah-rumah penduduk Palestina dan membakar bangunan serta kendaraan.

"Selama dua hari dua malam berturut-turut, pemukim Israel telah menyerang desa-desa dan kota di Tepi Barat. Mereka membakar rumah-rumah dan kendaraan Palestina dengan bom molotov, menimbulkan kerusakan properti dan melukai belasan warga Palestina," kata Ansari dikutip Al Jazeera.

"Bahkan di jalan raya, pemukim melempari kendaraan dengan batu. Sehingga, bahkan pergerakan sehari-hari bagi warga Palestina harus diperhitungkan dan ditinjau apakah aman untuk pulang atau pergi ke sekolah."

Ansari menuduh pasukan Israel yang bersiaga di Tepi Barat justru membantu tindak kekerasan pemukim ilegal atau sekadar berdiam diri. Pasukan Israel dituduh secara aktif melindungi kekerasan pemukim di Tepi Barat.

Baca Juga: Donald Trump Tak Yakin Gencatan Senjata Gaza Bisa Bertahan: Ini Bukan Perang Kami

Kami memberikan ruang untuk Anda menulis

Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.

Daftar di sini



Sumber : Kompas TV

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE



KOMPASTV SHORTS


Lihat Semua

BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x