KOMENTAR

Pakar Hukum UGM Sebut RUU TNI Ulangi Kesalahan Sejarah: Negara Terlalu Pongah Membuat Peraturan
Pakar hukum tata negara UGM, Zainal Arifin Mochtar, menilai pembahasan RUU TNI oleh DPR-pemerintah adalah kesalahan sejarah yang diulangi.
Kembali ke artikel
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
35 Komentar
Budi Pranoto
7 hari lalu
beginilah cara menyelesaikan masalah di negeri ini, spt balapan liar. pemerintah adalah eksekutor uu, kalaupun yg mengusulkan toh ada lembaga yg mengesahkan. disisi lain yg mengesahkan punya agenda terselubung (demi menu favorit partai) yg halal untuk disajikan.
contectcontecti
7 hari lalu
ampuunn....ampuunn... rusak sekali segara itu ini ya... negara dikelola dengan cara ego yang sangat tinggi... samakan saja ketika lembaga negara itu, jangan ada.yg tinggi dan rendah. bukankah semua berperan, tdk ada yang merasa paling hebat dan paling mampu. sebaiknya asn, tni dan polri samakan pens
Sutrsno Sutrisno
7 hari lalu
sbg orang yg mengalami masa orde baru/dwi fungsi abri dan masa reformasi saya lbh memilih adanya dwi fungsi abri krn sesungguhnya lbh baik di masa reformasi
M. Najib
7 hari lalu
ugm. omon2 apa. sumber "sah" ijasah palsu. urus rumah tangga sendiri baru urus kebijakan pemerintah.
Komang The
7 hari lalu
semoga kembali ke jaman orba
danio daffa
7 hari lalu
kok saya lbh percaya pendapatnya prof machfud md timbang ini org
edis art
7 hari lalu
jokowi yang memulai...
Kang Sastro
7 hari lalu
mirip mirip myanmar lah
Prabos Nusantara
7 hari lalu
kita tunggu aja makin banyak peluru bersarang di batok kepala, area sabung ayam aja jadi rebutan
Prabos Nusantara
7 hari lalu
harus adil dong, tentara masuk area sipil, yah sipil juga harus bisa masuk area tentara, misalnya jadi mentri pertahanan, wakil pangdam, wakil kopasus, wakil kodim... dst sampai 15 area. persaingan juga adil sama2 bawa senjata, ak-47 vs kelewang
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

BERITA LAINNYA


Close Ads x