pkb aja ditilep dari gusdur, kalo jd penguasa bs jadi pbnu korban berikutnya., membalas komentar marsid : cak imin jenengan ini gimana baru jadi calon saja udah su ujon sama orang lai bagai mana kalo sudah jadi nanti
kalo anda bukan kader nu gk usah komentar, di tingkat ranting, cabang rayon maupun pw masih sami'na wa atho'na, nu, bukan partai politik bos, nu adalah sebuah organisasi, klo ada orang yg mengtasnakan nu d bawah kerana politik itu berarti oknum, paham kah anda sampai d sini, membalas komentar iwan alhakim : baru kali ini melihat nu amburadul kayak gini, begitu era dan dekatt dgn penguasa, hilang marwahnya. #savenu
jangan salah kan ketika ada org meragukan kita. hak mereka ragu ...banyak sebab org bisa meragukan kita...... kenapa harus tersinggu...kita saja boleh berpendapat gus yahya kita ragukan ke nu an...walaupun ketua umum....maka jawaban diperlihatkan dengan perbuatan dan amaliayah nya .
yahya kan memanfaatkan keadaan,mumpung jadi ketum, lumayanlah kapan lagi mau dapet duit gede,kan sloganya "jangan cari hidup di nu"dia kan cari hidup dengan yg lain,jd jongosnya jokowi, membalas komentar iwan alhakim : baru kali ini melihat nu amburadul kayak gini, begitu era dan dekatt dgn penguasa, hilang marwahnya. #savenu
adanya begitu,biasalah demi uang yahya ini jadi alat penipu rakyat,kofifah bukan hanya diragukan ke nu anyar, tapi sdh bikin malu nu,krn dukunganya ke 02 kan krn tukar kasusnya saat kantor gubernur di periksa kpk,, membalas komentar asep saepuloh : sampean ini gi mana kalau yg mendukung capres 02 di bela tapi kalau yg menduku capres 01 dan 03 di pecatin dari nu
KOMENTAR
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan
Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan