Kompas TV nasional berita kompas tv

Warga Semakin Khawatir Soal Corona, Jokowi: Fokus dulu 2 Minggu Kampanye Penggunaan Masker

Senin, 3 Agustus 2020 | 14:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo menyatakan, beberapa pekan terakhir, masyarakat khawatir atas penyebaran Covid-19, meski mengaku tidak tahu sebabnya.

Dalam rapat terbatas penanganan Covid-19 pagi ini, presiden meminta ada kampanye khusus untuk protokol kesehatan dan perubahan perilaku, khususnya penggunaan masker, sesuatu yang seharusnya sudah dilakukan sejak empat bulan lalu.

“Tidak tahu sebabnya apa, tapi suasana pada minggu terakhir ini, kelihatan masyarakat berada pada posisi yang khawatir,” jelas Presiden Jokowi.

Namun Presiden belum tahu pasti penyebabnya, bisa karena kasusnya yang sekian hari semakin meningkat atau orang yang tidak taat pada protokol kesehatan justru semakin banyak.

“Saya ingin fokus aja, mungkin dalam dua minggu ini kita fokus kampanye pemakaian masker, nanti berikutnya kampanye jaga jarak atau sebagainya.

Jadi tidak dicampur jadi satu,” kata Presiden Jokowi.

Presiden menjelaskan akan melibatkan PKK yang dikira akan efektif untuk ikut mensosialisasikan tentang kampanye ini.

Tapi kalau ibu-ibu merasa keberatan soal sosialisasi protokol kesehatan Corona ini, Presiden tetap menitikberatkan pada sosialisasi lewat digital dan media sosial.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:13
ANGKATAN UDARA TIONGKOK GELAR SIMULASI SERANGAN DI TEMPAT YANG MENYERUPAI PANGKALAN AU AS DI GUAM   SEBANYAK 11 TENAGA KESEHATAN DI MADIUN, JAWA TIMUR, POSITIF TERINFEKSI KORONA   POLRESTA PONTIANAK TETAPKAN OKNUM POLISI YANG MEMERKOSA GADIS PELANGGAR LALU LINTAS SEBAGAI TERSANGKA   POSITIF KORONA TANPA GEJALA, ISTRI WALI KOTA PONTIANAK DIISOLASI DI RUMAH   ISTRI DARI WALI KOTA PONTIANAK, KALBAR, EDI RUSDI KAMTONO, POSITIF TERINFEKSI KORONA TANPA GEJALA   POSITIF TERINFEKSI KORONA, PUTRA BUNGSU DARI WALI KOTA JAMBI SYARIF FASHA MENINGGAL DUNIA    POLDA METRO JAYA PERPANJANG PENAHANAN JOHN KEI HINGGA 19 OKTOBER 2020   POLISI BERENCANA JEMPUT LHI, PEREMPUAN YANG MENGAKU DILECEHKAN DAN DIPERAS SAAT TES CEPAT DI BANDARA SOEKARNO-HATTA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.425 ORANG: 1.002 SEMBUH, 120 MENINGGAL DUNIA, 303 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 494 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 2.950.173 SPESIMEN   HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 108.880 ORANG    HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 248.852 POSITIF, 180.797 SEMBUH, 9.677 MENINGGAL DUNIA