Kompas TV klik360 cerita indonesia

Jokowi: Realisasi Anggaran Masih Minim, Belum Ada Aura Krisis!

Senin, 3 Agustus 2020 | 13:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo untuk kesekian kalinya menunjukkan rasa kesalnya kepada para menterinya terkait penanganan Covid-19.

Dalam Rapat Terbatas yang berlangsung virtual, Senin (3/8/2020), Jokowi kembali menyinggung rendahnya penyerapan anggaran Covid-19 oleh kementerian dan lembaga.

"Saya melihat memang urusan realisasi anggaran ini masih sangat minim sekali," tegas Jokowi, Senin (3/8/2020).

Baca Juga: Jokowi Minta Istri Mendagri Ikut Sosialisasi Masker ke Masyarakat

Jokowi menjelaskan anggaran stimulus ekonomi yang mencapai Rp 695 triliun sampai saat ini baru terserap 20% dari total anggaran. Situasi ini, membuat eks Gubernur DKI Jakarta itu jengkel bukan main.

"Rp 141 triliun yang terealisasi. Sekali lagi, baru 20%. Masih kecil sekali. Penyerapan yang paling gede di perlindungan sosial 38%. Kemudian program UMKM 25%. Hati-hati," katanya.

Menurut Jokowi kondisi ini menunjukkan belum ada aura krisis di antara kementerian dan lembaga. Ia juga menilai seluruh kementerian masih terjebak dalam tugas harian.

Jokowi meminta jajarannya untuk lebih cepat dalam menyelesaikan persoalan ini.

"Urusan ini detailnya satu per satu, dari menteri terkait sehingga manajemen krisis kelihatan. Lincah, cepat, trouble shooting, smart short cut, dan hasilnya betul-betul efektif. Kita butuh kecepatan" katanya.

Baca Juga: Jokowi Ditelepon Erdogan, Bicarakan Hal Ini

 

Editor : Laura Elvina



BERITA LAINNYA


KOMPAS DUNIA

9 WNI di Libya Dipulangkan ke Indonesia

Senin, 21 September 2020 | 16:19 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:36
ANGKATAN UDARA TIONGKOK GELAR SIMULASI SERANGAN DI TEMPAT YANG MENYERUPAI PANGKALAN AU AS DI GUAM   SEBANYAK 11 TENAGA KESEHATAN DI MADIUN, JAWA TIMUR, POSITIF TERINFEKSI KORONA   POLRESTA PONTIANAK TETAPKAN OKNUM POLISI YANG MEMERKOSA GADIS PELANGGAR LALU LINTAS SEBAGAI TERSANGKA   POSITIF KORONA TANPA GEJALA, ISTRI WALI KOTA PONTIANAK DIISOLASI DI RUMAH   ISTRI DARI WALI KOTA PONTIANAK, KALBAR, EDI RUSDI KAMTONO, POSITIF TERINFEKSI KORONA TANPA GEJALA   POSITIF TERINFEKSI KORONA, PUTRA BUNGSU DARI WALI KOTA JAMBI SYARIF FASHA MENINGGAL DUNIA    POLDA METRO JAYA PERPANJANG PENAHANAN JOHN KEI HINGGA 19 OKTOBER 2020   POLISI BERENCANA JEMPUT LHI, PEREMPUAN YANG MENGAKU DILECEHKAN DAN DIPERAS SAAT TES CEPAT DI BANDARA SOEKARNO-HATTA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.425 ORANG: 1.002 SEMBUH, 120 MENINGGAL DUNIA, 303 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 494 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 2.950.173 SPESIMEN   HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 108.880 ORANG    HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 248.852 POSITIF, 180.797 SEMBUH, 9.677 MENINGGAL DUNIA