Kompas TV nasional peristiwa

Pemprov DKI Siap Terapkan Ganjil-Genap Tanpa Waktu Jika Volume Kendaraan Masih Tinggi

Minggu, 2 Agustus 2020 | 16:36 WIB
pemprov-dki-siap-terapkan-ganjil-genap-tanpa-waktu-jika-volume-kendaraan-masih-tinggi
Sejumlah kendaraan melaju di Gerbang Tol Cibubur 2 Tol Jagorawi, Jakarta, Senin (16/4/2018). Aturan ganjil genap motor dan mobil belum diterapkan karena masih menunggu evaluasi. (Sumber: KOMPAS.COM/MAULANA MAHARDHIKA)

 

JAKARTA, KOMPAS.TV- Pemprov DKI Jakarta terapkan kebijakan pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil-genap tanpa waktu. Jika dengan penerapan ganjil-genap pada jam tertentu, masih terjadi lonjakan penggunaan kendaraan pribadi.

“Jika hasil evaluasi ternyata mobil warga tetap tinggi, tidak aware (peduli) pada upaya pemerintah mengatasi Covid-19, maka opsi itu (sistem ganjil genap diberlakukan seharian) bisa diterapkan,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo di Bundaran Hotel Indonesia , Jakarta Pusat, Minggu (2/8/2020).

Baca Juga: Alasan Pemprov DKI Jakarta Berlakukan Ganjil Genap Kembali

Syafrin mengatakan Pemprov DKI Jakarta tidak memiliki instrumen pembatasan pergerakan orang. Ia berharap penerapan ganjil-genap dengan waktu yang dimulai kembali Senin (3/8/2020) berdampak pada turunnya volume lalu lintas.

“Paling utama adalah enggak ada penumpukan di pusat-pusat kegiatan atau keramaian karena adanya pergerakan orang yang enggak penting,” ujarnya.

Syafrin menuturkan aturan ganjil-genap hanya berlaku pada Senin-Jumat dan tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu, serta hari libur nasional. Penerapan ganjil-genap diberlakukan pada 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB. Nantinya, sambung Syafrin, hasil kebijakan ganjil-genap akan dievaluasi dan dilaporkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Editor : Ninuk Bunski

1
2
3
4
5



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:10
DONASI BAGI SENIMAN BISA DISALURKAN KE YAYASAN DANA KEMANUSIAAN KOMPAS: 211144228 (BNI) ATAU 0123021433 (BCA)   DONASI 100 HARI KEPERGIAN DIDI KEMPOT MASIH DIBUKA. MARI BANTU SENIMAN YANG TERDAMPAK COVID-19 AGAR TETAP BERTAHAN   JUMLAH KASUS KORONA DI AS: 5.197.749 POSITIF, 1.755.225 SEMBUH, 166.038 MENINGGAL DUNIA   ANGKA KASUS POSITIF DAN KEMATIAN KARENA KORONA DI AS TERTINGGI DI DUNIA   RSKI PULAU GALANG, BATAM, KEPULAUAN RIAU, TANGANI 52 PASIEN POSITIF KORONA HINGGA 13 AGUSTUS 2020   HINGGA 13 AGUSTUS 2020, RSD COVID-19 WISMA ATLET KEMAYORAN TANGANI 1.235 PASIEN POSITF KORONA   DISDIK: SELURUH SEKOLAH AKAN GELAR BELAJAR MENGAJAR TATAP MUKA SETELAH KOTA BEKASI MASUK STATUS ZONA KUNING   MENDAGRI IMBAU MASYARAKAT TAK GELAR LOMBA PANJAT PINANG SAAT PERAYAAN HUT KE-75 RI KARENA BERPOTENSI TULARKAN KORONA   PEMPROV DKI JAKARTA IMBAU WARGA KIBARKAN BENDERA MERAH PUTIH DAN UMBUL-UMBUL HINGGA 31 AGUSTUS 2020   SATGAS COVID-19 IMBAU TOKOH PUBLIK SELALU SAMPAIKAN INFORMASI KORONA YANG VALID   WAPRES MA'RUF AMIN MINTA KEMENTERIAN/LEMBAGA BANGUN KEPERCAYAAN PUBLIK SOAL PENANGANAN KORONA   POLRI DUKUNG PEMBERIAN SANKSI SOSIAL UNTUK PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN COVID-19   TNI TEGASKAN TAK AKAN TURUNKAN ALUTSISTA DALAM PENEGAKAN HUKUM PROTOKOL KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN KORONA   MENDAGRI TITO KARNAVIAN SEBUT DEBAT PUBLIK CALON KEPALA DAERAH BAKAL USUNG TEMA PANDEMI KORONA