Kompas TV klik360 internasional

Alasan Donald Trump Larang Aplikasi TikTok

Minggu, 2 Agustus 2020 | 17:23 WIB

KOMPASTV - Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa ia akan melarang aplikasi berbagi video asal China, TikTok, di AS.

Sebanyak 80 juta pengguna aktif dalam sebulan di Amerika terancam tak bisa gunakan aplikasi TikTok

Lewat video yang dilansir dari APTN, Presiden AS Donald Trump menjawab pertanyaan wartawan terkait TikTok.

Menurutnya pihaknya masih akan mengawasi Tik Tok, dan ada kemungkinan melarang TikTok digunakan warga Amerika.

Baca Juga: Fitur "Reels" Instagram Mirip TikTok Siap Dirilis pada Agustus 2020

“Kita mengawasi TikTok. Kita ada kemungkinan melarang TikTok. Kita juga mungkin melakukan hal-hal yang lain. Ada beberapa pilihan, tetapi banyak hal yang terjadi. Jadi kita akan lihat ke depan nya. Tetapi kita tetap melihat beberapa alternatif  kepada TikTok.” Ucap Trump pada wartawan.

Dari BBC News menuliskan bahwa para pejabat keamanan AS khawatir kalau aplikasi milik perusahaan China ByteDance tersebut bisa digunakan untuk mengumpulkan data pribadi warga Amerika.

Diduga pelarangan ini juga terkait perang dagang kedua negara dan cara China menangani wabah virus corona.

Editor : Yuilyana



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:42
DONASI BAGI SENIMAN BISA DISALURKAN KE YAYASAN DANA KEMANUSIAAN KOMPAS: 211144228 (BNI) ATAU 0123021433 (BCA)   DONASI 100 HARI KEPERGIAN DIDI KEMPOT MASIH DIBUKA. MARI BANTU SENIMAN YANG TERDAMPAK COVID-19 AGAR TETAP BERTAHAN   JUMLAH KASUS KORONA DI AS: 5.197.749 POSITIF, 1.755.225 SEMBUH, 166.038 MENINGGAL DUNIA   ANGKA KASUS POSITIF DAN KEMATIAN KARENA KORONA DI AS TERTINGGI DI DUNIA   RSKI PULAU GALANG, BATAM, KEPULAUAN RIAU, TANGANI 52 PASIEN POSITIF KORONA HINGGA 13 AGUSTUS 2020   HINGGA 13 AGUSTUS 2020, RSD COVID-19 WISMA ATLET KEMAYORAN TANGANI 1.235 PASIEN POSITF KORONA   DISDIK: SELURUH SEKOLAH AKAN GELAR BELAJAR MENGAJAR TATAP MUKA SETELAH KOTA BEKASI MASUK STATUS ZONA KUNING   MENDAGRI IMBAU MASYARAKAT TAK GELAR LOMBA PANJAT PINANG SAAT PERAYAAN HUT KE-75 RI KARENA BERPOTENSI TULARKAN KORONA   PEMPROV DKI JAKARTA IMBAU WARGA KIBARKAN BENDERA MERAH PUTIH DAN UMBUL-UMBUL HINGGA 31 AGUSTUS 2020   KEMENKES BANTAH RS RUJUKAN KORONA DI DKI JAKARTA SUDAH PENUH   KEMENKES: PASIEN KORONA YANG TELAH SEMBUH BOLEH PULANG DARI RS TANPA HARUS 2 KALI TES NEGATIF   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO MENDAPAT BINTANG JASA UTAMA DARI PRESIDEN JOKOWI   KPK SITA LAHAN KELAPA SAWIT DI PADANG LAWAS, SUMUT, TERKAIT KASUS DUGAAN SUAP MANTAN SEKRETARIS MA NURHADI   MANTAN BENDAHARA UMUM PARTAI DEMOKRAT MUHAMMAD NAZARUDDIN RESMI BEBAS MURNI HARI INI