Kompas TV regional berita daerah

Suasana Pemakaman Hasyim Wahid, Tidak Semua Pelayat Diperkenankan Masuk

Sabtu, 1 Agustus 2020 | 22:57 WIB

JOMBANG, KOMPAS.TV - Jenazah Kyai Haji Hasyim Wahid atau Gus Im, adik bungsu Presiden keempat Republik Indonesia Kyai Haji Abdurrahman Wahid, tiba di Pondok Pesantren Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

Jenazah Hasyim Wahid, atau Gus Im, tiba di Pondok Pesantren sekitar pukul 18.00 WIB.

Jenazah langsung disemayamkan di rumah induk pengasuh Pesantren Denanyar.

Tidak semua pelayat  diperkenankan masuk, hanya keluarga dekat, santri, serta sejumlah pejabat yang diperbolehkan masuk untuk memberikan penghormatan terakhir.

Hal ini dilakukan untuk menerapkan protokol kesehatan di era pandemi covid-19.

Kyai Haji hasyim wahid atau yang akrab disapa Gus Im, merupakan sosok yang jarang sekali muncul di publik.

Pihak keluarga atau sepupu Kyai Haji Hasyim Wahid menyebut almarhum menyukai hal-hal yang terkait peninggalan budaya nusantara.

Sebelumnya, persiapan pemakaman sudah dilakukan pihak Pesantren Mambaul Ma'arif, Denanyar Jombang.

Sejumlah pekerja mulai membangun tenda untuk menyambut kedatangan jenazah Hasyim Wahid dan para peziarah yang diperkirakan akan datang malam ini.

Liang lahat Hasyim Wahid, telah digali dan berada di bagian utara kakeknya, Kyai Haji Bisri Syansuri,

Hasyim Wahid, adik dari Presiden ke-empat Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid, atau Gusdur meninggal dunia, Sabtu dini hari.

Jenazah Hasyim Wahid yang dikenal dengan panggilan Gus im ini disemayamkan di Pesantren Ciganjur, Jakarta Selatan yang berada di samping rumah almarhum Gus Dur.

Sebelum meninggal, Hasyim Wahid sempat dirawat di rumah sakit, selama lebih dari dua pekan.

Ketua umum PBNU, Kyai Haji Said Aqil Siroj yang ikut hadir mendoakan Hasyim Wahid, punya kenangan tersendiri terhadap almarhum.

Editor : Dea Davina



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:50
DONASI BAGI SENIMAN BISA DISALURKAN KE YAYASAN DANA KEMANUSIAAN KOMPAS: 211144228 (BNI) ATAU 0123021433 (BCA)   DONASI 100 HARI KEPERGIAN DIDI KEMPOT MASIH DIBUKA. MARI BANTU SENIMAN YANG TERDAMPAK COVID-19 AGAR TETAP BERTAHAN   JUMLAH KASUS KORONA DI AS: 5.197.749 POSITIF, 1.755.225 SEMBUH, 166.038 MENINGGAL DUNIA   ANGKA KASUS POSITIF DAN KEMATIAN KARENA KORONA DI AS TERTINGGI DI DUNIA   RSKI PULAU GALANG, BATAM, KEPULAUAN RIAU, TANGANI 52 PASIEN POSITIF KORONA HINGGA 13 AGUSTUS 2020   HINGGA 13 AGUSTUS 2020, RSD COVID-19 WISMA ATLET KEMAYORAN TANGANI 1.235 PASIEN POSITF KORONA   DISDIK: SELURUH SEKOLAH AKAN GELAR BELAJAR MENGAJAR TATAP MUKA SETELAH KOTA BEKASI MASUK STATUS ZONA KUNING   MENDAGRI IMBAU MASYARAKAT TAK GELAR LOMBA PANJAT PINANG SAAT PERAYAAN HUT KE-75 RI KARENA BERPOTENSI TULARKAN KORONA   PEMPROV DKI JAKARTA IMBAU WARGA KIBARKAN BENDERA MERAH PUTIH DAN UMBUL-UMBUL HINGGA 31 AGUSTUS 2020   KEMENKES BANTAH RS RUJUKAN KORONA DI DKI JAKARTA SUDAH PENUH   KEMENKES: PASIEN KORONA YANG TELAH SEMBUH BOLEH PULANG DARI RS TANPA HARUS 2 KALI TES NEGATIF   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO MENDAPAT BINTANG JASA UTAMA DARI PRESIDEN JOKOWI   KPK SITA LAHAN KELAPA SAWIT DI PADANG LAWAS, SUMUT, TERKAIT KASUS DUGAAN SUAP MANTAN SEKRETARIS MA NURHADI   MANTAN BENDAHARA UMUM PARTAI DEMOKRAT MUHAMMAD NAZARUDDIN RESMI BEBAS MURNI HARI INI