Kompas TV nasional sapa indonesia

Kemana Kasus Djoko Tjandra Bermuara?

Jumat, 31 Juli 2020 | 23:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelarian buronan kakap Djoko Tjandra kandas dan berakhir.

11 tahun bebas, lari dari jerat hukum ke luar negeri terhenti setelah tertangkap di Malaysia, Jumat 30 Juli kemarin.

Melihat perjalanan pemburuan Djoko Tjandra, anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, menilai jika Djoko Tjandra ini bukan kartu biasa.

"Bukan kartu biasa. Kalau ini soal main kartu, dia namanya Joker ini. Artinya kemana mau diminta, kesitu dia bisa nyambung. Istilahnya ke kanan oke, ke kiri oke, nah karena itu kasus ini belum selesai," ujar Hinca.

Baca Juga: Komisi III DPR: Diduga Ada Suap Pelarian Djoko Tjandra

Selain itu, Hinca menduga adanya gratifikasi dalam proses pelarian yang dilakukan Djoko Tjandra.

"Kalau ada pemalsuan dia keluar yang masuk, kami menduga ada gratifikasi disitu," lanjutnya. 

Tim khusus Polri dipimpin Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo berhasil menangkap Djoko Tjandra dalam operasi kerja sama Kepolisian Diraja Malaysia.

Tiga jenderal polisi, jaksa, pengacara hingga lurah di Jakarta ikut terjerat pelarian Djoko Tjandra yang kini telah diproses.

Dua orang resmi jadi tersangka yaitu Brigjen Prasetijo Utomo dan Pengacara Anita Kolopaking dalam kasus dugaan surat jalan palsu Djoko Tjandra.

Baca Juga: Bak Kartu Joker, Komisi III DPR: Djoko Tjandra Sendiri adalah Saksi Luar Biasa

Lalu kemana kasus ini akan bermuara? Pihak mana saja yang harus bertanggung jawab dalam pelariannya?

Simak pembahasan bersama Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, dan Tenaga Ahli Utama KSP, Donny Gahral Adian.

Editor : Reny Mardika



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Berita Daerah

6 ABH Curi Motor Untuk Balap Liar

Kamis, 13 Agustus 2020 | 21:15 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
21:21
DONASI BAGI SENIMAN BISA DISALURKAN KE YAYASAN DANA KEMANUSIAAN KOMPAS: 211144228 (BNI) ATAU 0123021433 (BCA)   DONASI 100 HARI KEPERGIAN DIDI KEMPOT MASIH DIBUKA. MARI BANTU SENIMAN YANG TERDAMPAK COVID-19 AGAR TETAP BERTAHAN   JUMLAH KASUS KORONA DI AS: 5.197.749 POSITIF, 1.755.225 SEMBUH, 166.038 MENINGGAL DUNIA   ANGKA KASUS POSITIF DAN KEMATIAN KARENA KORONA DI AS TERTINGGI DI DUNIA   RSKI PULAU GALANG, BATAM, KEPULAUAN RIAU, TANGANI 52 PASIEN POSITIF KORONA HINGGA 13 AGUSTUS 2020   HINGGA 13 AGUSTUS 2020, RSD COVID-19 WISMA ATLET KEMAYORAN TANGANI 1.235 PASIEN POSITF KORONA   DISDIK: SELURUH SEKOLAH AKAN GELAR BELAJAR MENGAJAR TATAP MUKA SETELAH KOTA BEKASI MASUK STATUS ZONA KUNING   MENDAGRI IMBAU MASYARAKAT TAK GELAR LOMBA PANJAT PINANG SAAT PERAYAAN HUT KE-75 RI KARENA BERPOTENSI TULARKAN KORONA   PEMPROV DKI JAKARTA IMBAU WARGA KIBARKAN BENDERA MERAH PUTIH DAN UMBUL-UMBUL HINGGA 31 AGUSTUS 2020   KEMENKES BANTAH RS RUJUKAN KORONA DI DKI JAKARTA SUDAH PENUH   KEMENKES: PASIEN KORONA YANG TELAH SEMBUH BOLEH PULANG DARI RS TANPA HARUS 2 KALI TES NEGATIF   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO MENDAPAT BINTANG JASA UTAMA DARI PRESIDEN JOKOWI   KPK SITA LAHAN KELAPA SAWIT DI PADANG LAWAS, SUMUT, TERKAIT KASUS DUGAAN SUAP MANTAN SEKRETARIS MA NURHADI   MANTAN BENDAHARA UMUM PARTAI DEMOKRAT MUHAMMAD NAZARUDDIN RESMI BEBAS MURNI HARI INI