Kompas TV regional kesehatan

Ingin ke Klinik Kecantikan di Tengah Pandemi? Ini Aturannya!

Minggu, 26 Juli 2020 | 12:32 WIB

KOMPAS.TV - Di tengah pelonggaran pembatasan sosial menuju era tatanan baru, sejumlah tempat publik termasuk klinik kecantikan sudah kembali dibuka, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Dan kemarin, rekan saya, Stefani Ginting, dan juru kamera, Deni Yosua, mencoba menngunjungi klinik kecantikan, untuk mengetahui seperti apa penerapan protokol kesehatan di klinik kecantikan?

Menyambut era tatanan baru, setiap lini usaha dan bisnis diharuskan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam menjalankan usahanya.

Termasuk dalam bisnis salon dan klinik kecantikan, yang dinilai rentan dengan penularan Covid-19 karena kontak pelayan dan pelanggan.

Lalu, bagaimana kesiapan usaha ini dalam menerapkan protokol kesehatan covid-19?

Saya mencoba mendatangi salah satu klinik kecantikan di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Nah sesuai aturan kementrian kesehatan soal protokol kesehatan di klinik kecantikan, setiap pelanggan harus cuci tangan dulu sebelum masuk.

Setelah itu lanjut bersihkan sepatu dengan cairan disinfektan yang sudah disediakan di pintu masuk.

Ada juga pengecekan suhu tubuh untuk memastikan semua pelanggan yang masuk ke klinik, tidak dalam kondisi demam.

Sementara itu di ruang tunggu, kursi diberi jarak demi menunjang physical distancing.

Upaya lain untuk menghindari terjadinya kerumunan, klinik ini juga sudah mulai menerapkan pemesanan daring atau booking online, sehingga pelanggan tidak berbondong-bondong datang untuk mengantre.

Saya mencoba dua jenis treatment yang berguna untuk melembabkan dan mencerahkan wajah karena paparan pendingin ruangan dan sinar matahari.

Pada saat dilakukan tindakan perawatan wajah, satu ruangan hanya digunakan untuk melakukan tindakan pada satu pelanggan.

Selama tindakan, semua petugas klinik wajib menggunakan masker dan dilengkapi face shield.

Ada beberapa tindakan, yang bahkan memungkinkan pelanggan untuk tidak melepaskan masker sama sekali.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


KOMPAS DUNIA

9 WNI di Libya Dipulangkan ke Indonesia

Senin, 21 September 2020 | 16:19 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:37
ANGKATAN UDARA TIONGKOK GELAR SIMULASI SERANGAN DI TEMPAT YANG MENYERUPAI PANGKALAN AU AS DI GUAM   SEBANYAK 11 TENAGA KESEHATAN DI MADIUN, JAWA TIMUR, POSITIF TERINFEKSI KORONA   POLRESTA PONTIANAK TETAPKAN OKNUM POLISI YANG MEMERKOSA GADIS PELANGGAR LALU LINTAS SEBAGAI TERSANGKA   POSITIF KORONA TANPA GEJALA, ISTRI WALI KOTA PONTIANAK DIISOLASI DI RUMAH   ISTRI DARI WALI KOTA PONTIANAK, KALBAR, EDI RUSDI KAMTONO, POSITIF TERINFEKSI KORONA TANPA GEJALA   POSITIF TERINFEKSI KORONA, PUTRA BUNGSU DARI WALI KOTA JAMBI SYARIF FASHA MENINGGAL DUNIA    POLDA METRO JAYA PERPANJANG PENAHANAN JOHN KEI HINGGA 19 OKTOBER 2020   POLISI BERENCANA JEMPUT LHI, PEREMPUAN YANG MENGAKU DILECEHKAN DAN DIPERAS SAAT TES CEPAT DI BANDARA SOEKARNO-HATTA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.425 ORANG: 1.002 SEMBUH, 120 MENINGGAL DUNIA, 303 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 494 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 2.950.173 SPESIMEN   HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 108.880 ORANG    HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 248.852 POSITIF, 180.797 SEMBUH, 9.677 MENINGGAL DUNIA