Kompas TV regional kesehatan

Menkes Terawan Angkat Bicara Soal Dugaan RS

Sabtu, 18 Juli 2020 | 00:59 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menanggapi laporan terkait dugaan Rumah Sakit yang memanfaatkan situasi pandemi covid-19 untuk memperoleh insentif atau keuntungan.

Menurutnya isu yang menyatakan rumah sakit sengaja memberi keterangan pasien positif covid-19 untuk mendapatkan anggaran tersebut harus dibuktikan melalui pendataan dan bukan sekedar opini.

Hal ini ditegaskan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto saat berkunjung ke RSUD Ulin Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat pagi (17/7/2020).

“Semua harus by data tidak boleh kita semua hanya berdasarkan opini. Nanti kita cek semua,” terang Menkes Terawan.

Baca Juga: Pembersih Jaringan Limbah dimodifikasi Jadi Penyemprot Disinfektan, Beralih Fungsi Selama Pandemi

Menkes menyatakan akan melakukan verifikasi melalui BPJS dan pemeriksaan ulang melalui tim dispute untuk memastikan keberadaan fraud atau tindak kecurangan dan masalah dalam hal tersebut.

“Kami tinggal memverifikasi melalui BPJS dan nanti cek ulang melalui tim dispute untuk melihat tidak ada fraud ataupun adanya masalah di situ”, Ucapnya.

Terawan  juga menyebut, dirinya percaya rumah sakit masih memiliki etika yang baik dalam melakukan pelayanan, pelaporan dan penagihan.

Baca Juga: Pembawa Senjata Tajam Ditangkap Polisi Saat Terjaring Razia Lalulintas Di Banjarmasin

Sementara itu, kehadiran Menteri Kesehatan RI ke Kalimantan Selatan, kali ini dalam rangka pemberian penghargaan dan santunan bagi tenaga kesehatan yang gugur dalam menangani covid-19, masing-masing 300 juta rupiah.

Dalam kesempatan ini, Menteri Terawan juga menyerahakan secara simbolis insentif kepada 42 tenaga kesehatan RS Bhayangkara Banjarmasin, 60 pegawai KKP Banjarmasin dan 42 pegawai BBTKL Banjarbaru.

Menkes juga menyerahkan pembayaran klem biaya perawatan pasien untuk RSUD Ulin Banjarmasin dan RS Bhayangkara Banjarmasin.

Editor : KompasTV Banjarmasin



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:02
ANGKATAN UDARA TIONGKOK GELAR SIMULASI SERANGAN DI TEMPAT YANG MENYERUPAI PANGKALAN AU AS DI GUAM   SEBANYAK 11 TENAGA KESEHATAN DI MADIUN, JAWA TIMUR, POSITIF TERINFEKSI KORONA   POLRESTA PONTIANAK TETAPKAN OKNUM POLISI YANG MEMERKOSA GADIS PELANGGAR LALU LINTAS SEBAGAI TERSANGKA   POSITIF KORONA TANPA GEJALA, ISTRI WALI KOTA PONTIANAK DIISOLASI DI RUMAH   ISTRI DARI WALI KOTA PONTIANAK, KALBAR, EDI RUSDI KAMTONO, POSITIF TERINFEKSI KORONA TANPA GEJALA   POSITIF TERINFEKSI KORONA, PUTRA BUNGSU DARI WALI KOTA JAMBI SYARIF FASHA MENINGGAL DUNIA    POLDA METRO JAYA PERPANJANG PENAHANAN JOHN KEI HINGGA 19 OKTOBER 2020   POLISI BERENCANA JEMPUT LHI, PEREMPUAN YANG MENGAKU DILECEHKAN DAN DIPERAS SAAT TES CEPAT DI BANDARA SOEKARNO-HATTA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.425 ORANG: 1.002 SEMBUH, 120 MENINGGAL DUNIA, 303 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 494 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 2.950.173 SPESIMEN   HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 108.880 ORANG    HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 248.852 POSITIF, 180.797 SEMBUH, 9.677 MENINGGAL DUNIA