Kompas TV klik360 cerita indonesia

[FULL] Moeldoko Soal Pembubaran 18 Lembaga Negara

Rabu, 15 Juli 2020 | 09:54 WIB

JAKARTA, KOMPASTV - Kepala Staff Kepresidenan Moeldoko menyatakan 18 lembaga yang tidak berfungsi secara optimal akan dievalusi dan dibubarkan untuk efesiensi.

Selain rekam jejak, fungsi atau peran suatu lembaga akan menjadi pertimbangan dalam keputusan pembubaran 18 lembaga yang akan dilakukan pemerintah.

Menurut moeldoko, Menpan RB Tjahjo Kumolo saat ini masih mengkaji lembaga yang dibentuk berdasarkan PP dan Perpres.

Moeldoko mencontohkan sejumlah lembaga yang memiliki tupoksi yang sama dengan lembaga lainnya dan perlu dievaluasi seperti komisi nasional lanjut usia, badan akreditasi olahraga serta badan restorasi gambut.

Menurut Moeldoko, dalam konteks penyederhanaan birokrasi Presiden Jokowi meminta struktur organisasi yang dibuat harus adaptif, fleksibel dan dapat bekerja secara cepat.

“dalam konteks penyederhanaan birokrasi maka presiden memikirkan bahwa struktur organisasi yang dibuat itu satu harus memiliki fleksibilitas yang tinggi, yang kedua harus memiliki adaptif, adaptasi yang tinggi kepada perubahan lingkungan, ketiga lebih bersifat sederhana bukan asal-asalan tapi sederhana agar kalau memiliki karakter seperti itu maka diharapkan memiliki kecepatan,”ujar Moeldoko kepada wartawan saat ditemui di kantor staff kepresidenan, Selasa (15/7/2020)

Editor : Theo Reza



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:37
PRESIDEN RUSIA VLADIMIR PUTIN IZINKAN PEMIMPIN OPOSISI ALEXEI NAVALNY BEROBAT KE JERMAN   DUA SPESIES KEPITING BARU BERNAMA TYPHLOCARCINOPS ROBUSTUS DAN RAOULI DITEMUKAN DI AREA KERJA FREEPORT MIMIKA   ITALIA BERLAKUKAN JAM MALAM GUNA ATASI KASUS PENYEBARAN KORONA YANG KEMBALI MELONJAK   POSITIF KORONA, WAKIL PM BELGIA SOPHIE WILMES DIRAWAT DI ICU   JALUR PENDAKIAN GUNUNG SLAMET VIA BAMBANGAN DIBUKA MULAI MINGGU, 25 OKTOBER 2020   KONTRAS MENILAI KEBERADAAN MILITER DI PAPUA JADI SEBAB INTENSITAS KEKERASAN DI PAPUA   KONTRAS DESAK PEMERINTAH DAN DPR MENGEVALUASI KEBERADAAN MILITER DI PAPUA   PER 14 OKTOBER, 155 PERUSAHAAN PEMINJAMAN DARING TERDAFTAR DI OJK   TERIMA STIMULUS DARI PEMERINTAH, BANDARA SOEKARNO-HATTA BEBASKAN "AIRPORT TAX" MULAI HARI INI   BNPB MINTA SEMUA KEPALA DAERAH BERSIAGA DI MALAM HARI GUNA ANTISIPASI ANCAMAN DAN DAMPAK BENCANA LA NINA   HINGGA, 23 OKTOBER 2020, 2.624 PASIEN POSITIF KORONA DIRAWAT DI RSD WISMA ATLET JAKARTA   BAWASLU: SANKSI TERBERAT BERUPA REKOMENDASI LARANGAN PESERTA PILKADA UNTUK BERKAMPANYE SELAMA 3 HARI   BAWASLU AKAN BERI SANKSI BERAT KE PASLON PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN SAAT KAMPANYE   WAKIL KETUA KOMISI II DPR YAQUT CHOLIL QOUMAS YAKIN PARTISIPASI PUBLIK TURUN DRASTIS DALAM PILKADA 2020