Kompas TV nasional kriminal

KPK Amankan Barang Bukti Uang dan Dokumen Saat Geledah Rumah Kepala Dinas PUPR Banjar

Senin, 13 Juli 2020 | 08:17 WIB
kpk-amankan-barang-bukti-uang-dan-dokumen-saat-geledah-rumah-kepala-dinas-pupr-banjar
Logo KPK di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. (Sumber: KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar tahun 2012-2017, penyidik Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menggeledah di tiga lokasi yang berbeda pada Minggu (12/7/2020).

Baca Juga: Terungkap! Erick Thohir Jelaskan Alasannya Datangi KPK, Terkait Utang Garuda

Salah satu lokasi yang digeledah adalah rumah Kepala Dinas PUPR Banjar. 

"Tim Penyidik mengamankan sejumlah uang yang akan dihitung dan dikonfirmasi dengan pihak-pihak lain dan dokumen berupa surat-surat yang terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi serta barang bukti elektronik," ujar Ali, Minggu. 

Ali menuturkan, KPK juga menggeledah dua lokasi berbeda di kota Banjar sehari sebelumnya yakni pada Sabtu (11/7/2020). 

"Antara lain tempat para pihak yang diduga mengetahui dugaan tindak pidana korupsi dimaksud dan penyidik mengamankan dokumen dan barang bukti elektronik," tutur Ali. 

Ali melanjutkan, dokumen, sejumlah uang tunai dan barang elektronik yang ditemukan dalam penggeledahan itu akan disita, setelah mendapat izin dari Dewan Pengawas KPK. 

Penulis : Deni Muliya


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:38
PRESIDEN JOKOWI AJAK INDUSTRI MANFAATKAN TEKNOLOGI DIGITAL AGAR SEMAKIN EFISIEN DAN KOMPETITIF   YAKIN VAKSINASI SELESAI KURANG DARI SETAHUN, PRESIDEN JOKOWI: ADA 30.000 VAKSINATOR DAN 10.000 PUSKESMAS   KSPI MINTA KEJAGUNG TRANSPARAN SAAT SELIDIKI DUGAAN KORUPSI BPJS KETENAGAKERJAAN   KEMENSOS BERI BANTUAN RP 107 JUTA KEPADA KORBAN BANJIR BANDANG DI CISARUA, KABUPATEN BOGOR   KONTRAS HARAP PERGANTIAN KAPOLRI MENJADI MOMENTUM PERBAIKAN INSTITUSI POLRI   DVI POLRI: 32 KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182 SUDAH DISERAHKAN KE KELUARGA   BARESKRIM POLRI LIMPAHKAN BERKAS PERKARA KASUS TES USAP RIZIEQ SHIHAB KE KEJAKSAAN   KEMENTERIAN PERTAHANAN AKAN REKRUT 25.000 ORANG UNTUK KOMPONEN CADANGAN   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI PEMBERIAN UANG KEPADA PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN (PPK) KEMENSOS   IDI MINTA PEMERINTAH KAJI ULANG KEBIJAKAN YANG TIDAK PRIORITASKAN VAKSIN UNTUK PENYINTAS COVID-19   BPOM DAN KEMENTERIAN KESEHATAN AKAN MENGEVALUASI KEAMANAN VAKSIN COVID-19 PFIZER   KEPALA KSP MOELDOKO: VAKSINASI COVID-19 TERHADAP KORBAN BENCANA AKAN MEMPERTIMBANGKAN JUMLAH VAKSIN   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: PEMERINTAH TELAH PETAKAN POTENSI BENCANA DI TANAH AIR   WALI KOTA TEGAL DEDY YON SUPRIYONO: BIOSKOP KEMBALI DIBUKA 1 FEBRUARI 2021