A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$iframe

Filename: libraries/Article_lib.php

Line Number: 168

Backtrace:

File: /var/www/html/frontendv2/application/libraries/Article_lib.php
Line: 168
Function: _error_handler

File: /var/www/html/frontendv2/application/controllers/Read.php
Line: 31
Function: gen_content_article

File: /var/www/html/frontendv2/index.php
Line: 314
Function: require_once

Ini Kepentingan KPK Periksa Mantan Sekda Kota Bandung untuk Kasus Suap Pengadan RTH
Kompas TV nasional berita kompas tv

Ini Kepentingan KPK Periksa Mantan Sekda Kota Bandung untuk Kasus Suap Pengadan RTH

Kamis, 12 Maret 2020 | 23:59 WIB
ini-kepentingan-kpk-periksa-mantan-sekda-kota-bandung-untuk-kasus-suap-pengadan-rth
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri memberi keterangan pers di Gedung Merah Putih KPK, Senin (24/2/2020). (Sumber: KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

JAKARTA, KOMPASTV - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendalami dugaan aliran dana ke sejumlah pihak dalam kasus dugaan suap terkait pengadaan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Bandung.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pendalaman dugaan itu dilakukan dengan meminta keterangan saksi yang dipanggil penyidik.

Hari ini, Kamis (12/3/2020) ada tujuh saksi masuk jadwal pemeriksaan penyidik dalam mengungkap kasus dugaan suap terkait pengadaan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Bandung.

Baca Juga: Mantan Sekda Kota Bandung Digarap KPK Buat Usut Kasus Lahan RTH

Mereka yakni mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Edi Siswadi, Sekretaris DPKAD Pemkot Bandung, Agus Slamet Firdaus dan mantan Kasie Sertifikasi serta Dokumentasi di DPKAD Pemkot Bandung, Hermawan.

 Kemudian empat pihak swasta yakni Maryadi Saputra, Toto Hutagalung, Riko Adythia, dan Sri Kustiawati.

"Penyidik mendalami keterangan para saksi terkait aliran uang kegiatan pengadaan tanah untuk RTH Kota Bandung dan peruntukannya, yang diduga banyak mengalir ke beberapa pihak," kata Ali di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (12/3/2020).

Penulis : Johannes Mangihot


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:21
PRESIDEN JOKOWI AJAK INDUSTRI MANFAATKAN TEKNOLOGI DIGITAL AGAR SEMAKIN EFISIEN DAN KOMPETITIF   YAKIN VAKSINASI SELESAI KURANG DARI SETAHUN, PRESIDEN JOKOWI: ADA 30.000 VAKSINATOR DAN 10.000 PUSKESMAS   KSPI MINTA KEJAGUNG TRANSPARAN SAAT SELIDIKI DUGAAN KORUPSI BPJS KETENAGAKERJAAN   KEMENSOS BERI BANTUAN RP 107 JUTA KEPADA KORBAN BANJIR BANDANG DI CISARUA, KABUPATEN BOGOR   KONTRAS HARAP PERGANTIAN KAPOLRI MENJADI MOMENTUM PERBAIKAN INSTITUSI POLRI   DVI POLRI: 32 KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182 SUDAH DISERAHKAN KE KELUARGA   BARESKRIM POLRI LIMPAHKAN BERKAS PERKARA KASUS TES USAP RIZIEQ SHIHAB KE KEJAKSAAN   KEMENTERIAN PERTAHANAN AKAN REKRUT 25.000 ORANG UNTUK KOMPONEN CADANGAN   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI PEMBERIAN UANG KEPADA PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN (PPK) KEMENSOS   IDI MINTA PEMERINTAH KAJI ULANG KEBIJAKAN YANG TIDAK PRIORITASKAN VAKSIN UNTUK PENYINTAS COVID-19   BPOM DAN KEMENTERIAN KESEHATAN AKAN MENGEVALUASI KEAMANAN VAKSIN COVID-19 PFIZER   KEPALA KSP MOELDOKO: VAKSINASI COVID-19 TERHADAP KORBAN BENCANA AKAN MEMPERTIMBANGKAN JUMLAH VAKSIN   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: PEMERINTAH TELAH PETAKAN POTENSI BENCANA DI TANAH AIR   WALI KOTA TEGAL DEDY YON SUPRIYONO: BIOSKOP KEMBALI DIBUKA 1 FEBRUARI 2021