A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$iframe

Filename: libraries/Article_lib.php

Line Number: 168

Backtrace:

File: /var/www/html/frontendv2/application/libraries/Article_lib.php
Line: 168
Function: _error_handler

File: /var/www/html/frontendv2/application/controllers/Read.php
Line: 31
Function: gen_content_article

File: /var/www/html/frontendv2/index.php
Line: 314
Function: require_once

Wow! KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Dugaan Korupsi, Ini Alasannya
Kompas TV nasional berita kompas tv

Wow! KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Dugaan Korupsi, Ini Alasannya

Kamis, 20 Februari 2020 | 21:04 WIB
wow-kpk-hentikan-penyelidikan-36-kasus-dugaan-korupsi-ini-alasannya
Logo KPK di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. (Sumber: KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN)


JAKARTA, KOMPASTV -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghentikan 36 kasus dugaan tindak pidana korupsi yang masih berada di tahap penyelidikan.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan penghentian 36 kasus ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya syarat untuk meningkatkan ke penyidikan seperti bukti permulaann yang cukup, bukan tindak pidana korupsi dan pertimbangan lain yang dapat dipertangungjawabkan secara hukum.

Selain itu, sembilan diantara kasus yang dihentikan sudah ditangani sejak tahun 2011,2013, dan 2015.

Baca Juga: Haris Azhar Tuding Ada Modus Baru di KPK agar Kasus Korupsi Mangkrak

Menurutnya penghentian 36 kasus yang masih tahap penyelidikan sangat lumrah terjadi. Sebab secara definisi, penyelidikan merupakan serangkaian kegiatan penyelidik untuk menemukan suatu peristiwa pidana untuk menentukan dapat atau tidaknya dilakukan penyidikan.

Apabila dalam tahap penyelidikan ditemukan peristiwa pidana dan bukti permulaan yang cukup, maka perkara yang diselidiki dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Sebaliknya sebagai konsekuensi logis, jika tidak ditemukan hal tersebut maka perkara dihentikan penyelidikannya.

Penulis : Johannes Mangihot


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:11
17 ANGGOTA TIM POSITIF COVID-19, BENFICA MINTA DEPARTEMEN KESEHATAN TUNDA JADWAL PERTANDINGAN SELAMA DUA PEKAN   ANGGOTA BALEG DPR SODIK MUDJAHID: KPU, BAWASLU, DAN DKPP PERLU PENGUATAN UNTUK DUKUNG PENEGAKAN DEMOKRASI   GABUNGAN PENGUSAHA MAKANAN DAN MINUMAN: PENJUALAN PRODUK MAKANAN & MINUMAN KEMASAN ANJLOK 40 PERSEN DI MASA PSBB   KETUA PMI JUSUF KALLA: PENYEDIAAN AIR BERSIH SALAH SATU PRIORITAS PMI PADA SETIAP KEJADIAN BENCANA   PMI SALURKAN 25.000 LITER AIR BERSIH KE SULAWESI BARAT DAN KALIMANTAN SELATAN SETIAP HARI   LAPAN SEBUT FENOMENA PUSARAN ANGIN YANG TERJADI DI WADUK GAJAH MUNGKUR BUKAN PUTING BELIUNG, MELAINKAN TORNADO   KURANGI KEPADATAN JALAN, PEMKOT TANGERANG AKAN BERLAKUKAN SISTEM "LOOPING" DI SIMPANG TIGA GONDRONG   DINKES SULAWESI SELATAN SIAP BANTU TENAGA LAB DI SULBAR UNTUK IDENTIFIKASI PASIEN COVID-19   PASIEN TERUS BERTAMBAH, RSUD CARUBAN JADIKAN BANGSAL ORANG SAKIT JIWA RUANG ISOLASI PASIEN COVID-19   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA BENARKAN SANKSI DENDA PROGRESIF BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN DI JAKARTA DIHAPUS   TPU SRENGSENG SAWAH, JAKSEL, HAMPIR PENUH, TERSISA SEKITAR 60 LIANG UNTUK MAKAM JENAZAH PASIEN COVID-19   KETUA PMI JATENG: SEBANYAK 871 PENYINTAS COVID-19 DI JAWA TENGAH DONORKAN PLASMA KONVALESEN   SATGAS COVID-19 SEBUT KETERISIAN TEMPAT TIDUR DI RUMAH SAKIT DI PULAU JAWA MENCAPAI LEBIH DARI 70 PERSEN   BANJIR BANDANG PUNCAK, BOGOR, MENKO PMK MINTA PT PTPN RELOKASI PERMUKIMAN KARYAWAN DI WILAYAH RAWAN BENCANA