A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$iframe

Filename: libraries/Article_lib.php

Line Number: 152

Backtrace:

File: /var/www/html/frontendv2/application/libraries/Article_lib.php
Line: 152
Function: _error_handler

File: /var/www/html/frontendv2/application/controllers/Read.php
Line: 29
Function: gen_content_article

File: /var/www/html/frontendv2/index.php
Line: 314
Function: require_once

Bandel! Kapal China Ternyata Masih Ada di Natuna, Diusir TNI
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Bandel! Kapal China Ternyata Masih Ada di Natuna, Diusir TNI

Minggu, 12 Januari 2020 | 08:29 WIB

Inilah saat awak KRI usir kapal China dari perairan Natuna. Tiga KRI menggiring sejumlah kapal asing ini keluar dari perbatasan ZEE Indonesia. Penggiringan ini difokuskan pada puluhan kapal nelayan yang masih ada di batas terluar ZEE.

Posisi pada Sabtu, 11 Januari 2020 sejumlah kapal China berada pada 180 Mil dari pantai Ranai Natuna. Tiga KRI yaitu KRI Usman Harun, KRI John Lie dan KRI Satsuit Tubun berkoordinasi dengan Pangkogabwilhan 1 untuk menyampaikan peringatan pada kapal asing.

Pangkogabwilhan 1 mengingatkan kepada kapal China untuk patuhi aturan yang berlaku.

Baca Juga: TNI: China Cermat Baca Pesan Jokowi Datang ke Natuna

Pangkogabwilhan 1 Laksamana Madya Yudo Margono menjelaskan 3 KRI sudah masuk di formasi kapal-kapal ikan China yang masih dikawal dengan Coast guard mereka. Pangkogabwilhan 1 menekankan langsung untuk melakukan komunikasi bukan hanya pengusiran namun juga menjelaskan kepada komandan coast guard mereka harus nya paham mengenai hukum, harusnya paham tentang hukum laut internasional.

Pada Sabtu, 11 Januari 2020 TNI kembali melihat keberadaaan kapal nelayan China yang dikawal oleh Kapal Coast Guard mereka masih ada di wilayah ZEE Indonesia di sekitar perairan Natuna. Padahal, sebelumnya, TNI mengklaim sudah tidak ada lagi kapal nelayan asing di Natuna.

Editor : Sadryna Evanalia



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:28
JUMLAH KASUS KORONA DI RUSIA: 1.570.446 POSITIF, 1.179.465 SEMBUH, 27.111 MENINGGAL DUNIA   WAKIL PM RUSIA TATIANA GOLIKOVA SEBUT TEMPAT TIDUR RS PASIEN KORONA DI 16 WILAYAH DI RUSIA SUDAH MENCAPAI KAPASITAS 90%   PHRI MALANG: TINGKAT OKUPANSI HOTEL DI KABUPATEN MALANG HARI INI MENCAPAI 60-70%   ANGKASA PURA I: JUMLAH KEDATANGAN PENUMPANG DOMESTIK DI BANDARA NGURAH RAI BALI CAPAI 9.539 ORANG PADA 28 OKTOBER 2020   URAI KEPADATAN KENDARAAN, JASA MARGA PERPANJANG PENERAPAN "CONTRAFLOW" DI TOL JAKARTA-CIKAMPEK HINGGA KM 65   DINKES BOGOR MINTA 17 WISATAWAN YANG REAKTIF TES CEPAT KORONA UNTUK TIDAK MELANJUTKAN PERJALANAN KE PUNCAK   SEBANYAK 17 WISATAWAN REAKTIF DARI HASIL TES CEPAT KORONA MASSAL DI 3 LOKASI KAWASAN PUNCAK BOGOR   TMII KEDATANGAN 10.000 PENGUNJUNG DI HARI KEDUA LIBUR PANJANG   LURAH CAKUNG TIMUR, JAKARTA TIMUR, PASTIKAN LIBUR PANJANG TAK HENTIKAN PROSES NORMALISASI KALI RAWA RENGAS   PRESIDEN JOKOWI BAGIKAN 22.007 SERTIFIKAT TANAH DI KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN, SUMATERA UTARA   PEMERINTAH: ADA 2 PROVINSI DAN 5 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 502 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 4.463.884 SPESIMEN   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 68.888 ORANG