JAKARTA, KOMPAS.TV - Tim penasihat hukum terdakwa Putri Candrawathi, juga telah membacakan duplik, sebagai respons terhadap replik jaksa penuntut umum, dalam perkara dugaan pembunuhan berencana Brigadir Yosua.
Tim kuasa hukum Putri Candrawathi, membantah isi replik jaksa penuntut umum, yang menyebut peristiwa kekerasan seksual Putri hanyalah khayalan belaka.
Baca Juga: Kesempatan Terakhir Putri Candrawathi Membela Diri dari Tuntutan JPU
Penasihat hukum menilai, bukti psikologi forensik menguatkan adanya kekerasan seksual.
Penasihat hukum juga menganggap, bantahan jaksa terhadap pleidoinya tidak berdasar fakta persidangan dan terkesan emosional.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.