Kompas TV euro 2020 serba serbi

Kedekatan Italia dan Turki serta Tawa yang Berubah jadi Duka

Jumat, 11 Juni 2021 | 18:34 WIB
kedekatan-italia-dan-turki-serta-tawa-yang-berubah-jadi-duka
Turki akan menghadapi Italia di Stadion Olimpico, Roma, Sabtu (12/6/2021) dini hari WIB. (Sumber: Skysports)

SOLO, KOMPAS.TV - Di Italia ada sebuah ungkapan yang masih cukup sering dilontarkan: "Mamma li turchi!". Dalam bahasa Indonesia, ungkapan tersebut kurang lebih berarti: “Aduh, Mama, (ada) orang Turki!”

Ungkapan tersebut, berasal dari Italia Selatan sejak abad ke-16, merupakan ekspresi ketakutan warga Sisilia, Calabria, dan Apulia karena kerap mengalami teror angkatan laut Ottoman. Ketakutan ini, ironisnya, kerap juga dimanfaatkan bajak laut dari Yunani atau Balkan yang mendompleng nama Ottoman untuk menyerang wilayah tersebut.

Sementara orang Italia ketakutan di tanah airnya sendiri karena pasukan Utsmaniyah, di sisi lain, para saudagar Italia di Istanbul memiliki hubungan diplomatik yang erat dan kerap menjalin relasi bisnis dengan para sultan. Mereka dijamu dengan ramah dan diperlakukan dengan sehormat-hormatnya.

Hal-hal paradoksal semacam itulah yang membuat relasi antara Italia dan Turki menjadi ambivalen sepanjang sejarahnya. Bermusuhan dan saling beramah tamah di saat yang sama, kerap unjuk kekuatan militer, tapi juga menjalin hubungan yang komersil.

Namun demikian, pada dasarnya relasi antara Italia dan Turki memang selalu dekat.

Sebab itulah, selain ungkapan "Mamma li Turchi!", di Italia juga ada ungkapan lain yang menunjukkan akar yang sama di antara mereka sebagai orang-orang di wilayah Mediterania: "Turchi e italiani: Una faccia, una razza". Artinya dalam bahasa Indonesia kurang lebih: "Turki dan Italia: satu wajah, satu ras". 

Kedekatan keduanya kian tampak jika mengingat tak sedikit pula orang Italia, baik dari kalangan rakyat jelata atau keturunan darah biru, yang menjadi tokoh besar pada masa Kekaisaran Ottoman. 

Penulis : Eddward S Kennedy | Editor : Hariyanto Kurniawan





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:05
PEMERINTAH MALAYSIA PERTIMBANGKAN CAMPUR DUA VAKSIN COVID-19 GUNA TINGKATKAN EFIKASI   KASUS COVID-19 MELONJAK, WALKOT GIBRAN RAKABUMING TUNDA KOMPETISI SEPAK BOLA PIALA WALI KOTA SOLO 2021   PN JAKARTA TIMUR AKAN BACAKAN VONIS TERDAKWA RIZIEQ SHIHAB TERKAIT KASUS HOAKS TES USAP RS UMMI BOGOR PEKAN DEPAN   OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) IMBAU MASYARAKAT WASPADAI LAYANAN PINJAMAN DARING ILEGAL   GUBERNUR ANIES BASWEDAN TERBITKAN PERATURAN KARYAWAN WFH SEBESAR 75 PERSEN DI PERKANTORAN ZONA MERAH DKI   GUBERNUR ANIES BASWEDAN SEBUT KAPASITAS VAKSINASI DI DKI JAKARTA TELAH LEBIH DARI 100.000 ORANG PER HARI   DINKES KABUPATEN KUDUS CATAT 269 TENAGA KESEHATAN DI WILAYAHNYA TERPAPAR VIRUS KORONA   UNIVERSITAS SEBELAS MARET HENTIKAN SELURUH KEGIATAN LUAR JARINGAN SETELAH TIGA DOSEN MENINGGAL KARENA COVID-19   SATGAS: KENAIKAN COVID-19 PASCA-LEBARAN 2021 LEBIH TINGGI YAITU 112,22% DIBANDING TAHUN SEBELUMNYA HANYA 93,11%   SATGAS COVID-19 PREDIKSI KENAIKAN KASUS POSITIF KORONA PASCA-LEBARAN AKAN BERLANGSUNG SELAMA 6 PEKAN   LAYANAN VAKSINASI COVID-19 DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN TANJUNG PRIOK, JAKARTA UTARA, DIBATASI 100 ORANG PER HARI   PEMERINTAH BUKA LAYANAN VAKSINASI COVID-19 UNTUK UMUM DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN TANJUNG PRIOK, JAKUT   MENPAN RB TJAHJO KUMOLO SERAHKAN KEBIJAKAN BEKERJA DARI RUMAH KEPADA MASING-MASING KEMENTERIAN DAN LEMBAGA   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO PERKENALKAN GEOPARK RAMANG RAMANG LEWAT SIARAN LANGSUNG DI MEDIA SOSIAL DAN KE LUAR NEGERI