Kompas TV klik360 kamar rosi

Dian Fatwa: Covid-19 Nyata, Jarak Saya dengan Kematian Itu Dekat!

Jumat, 11 Juni 2021 | 12:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Politisi Dian Islamiati Fatwa kembali terinfeksi Covid-19, Jumat (30/4/2021). Sebelumnya, ia sempat terpapar virus Corona tersebut pada Oktober 2020 lalu.

Bahkan, setidaknya pun Dian telah tiga kali terkena Covid-19 dengan dua kali harus menjalani opname.

Dalam program Kamar Rosi, Dian menekankan bahwa Covid-19 adalah nyata. Hal itu menanggapi pertanyaan Rosianna Silalahi terkait masih banyaknya orang yang tidak percaya dengan Covid-19.

Baca Juga: Epidemiolog Universitas Griffith Australia menilai Covid-19 di Indonesia dalam Fase Mirip India

"It's (Covid-19) real, nyata, musuh kita itu tidak terlihat," ujar Dian dalam program Kamar Rosi, Rabu (9/6/2021).

"Bedanya kalau kita ada serangan Israel menggempur Palestina, kita tahu serangan itu ada karena kelihatan. Saat ini kita sedang berperang dan perang yang kita hadapi adalah melawan pandemi. Sayangnya musuh kita enggak kelihatan," lanjut Dian.

Menurutnya, dikarenakan orang-orang tidak dapat melihat virus tersebut secara langsung maka darinya orang menjadi tidak percaya.

"Karena kita tidak melihat, itu yang membuat kita merasa tidak percaya," kata Dian.

Baca Juga: Menlu: Vaksinasi adalah Ikhtiar Pemerintah dalam Upaya Menekan Penyebaran Covid-19

Ada pun, Indonesia masih dilanda pandemi Virus Corona hingga saat ini.

Kasus harian positif infeksi virus Covid-19 di Indonesia pada hari ini Kamis (10/6/2021) kembali bertambah.

Dalam kurun waktu 24 jam terdapat penambahan sebanyak 8.892 kasus.

Melansir data yang disampaikan Satgas Penanganan Covid-19, dengan begitu, akumulasi total kasus di Tanah Air mencapai 1.885.942 orang positif Corona.

#KamarRosi #Covid19 #DianFatwa

Penulis : Desy Hartini





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:21
PRESIDEN JOKOWI IMBAU PEMPROV DKI LEBIH BANYAK MELAKUKAN PENANGANAN KASUS COVID-19 DI LAPANGAN    PRESIDEN JOKOWI MINTA PEMPROV DKI JAKARTA TEKAN KENAIKAN KASUS COVID-19 YANG MENINGKAT SIGNIFIKAN    KASUS COVID-19 MELONJAK, WAKIL KETUA DPR SUFMI DASCO MINTA SEKOLAH TATAP MUKA DITUNDA 2-3 BULAN    DEMI MENCAPAI “HERD IMMUNITY”, PEMERINTAH TARGETKAN SATU JUTA VAKSINASI COVID-19 SETIAP HARI SECARA NASIONAL    TIGA STAF PELAYANAN TERPADU SATU PINTU POSITIF COVID-19, KANTOR KELURAHAN CENGKARENG TIMUR DITUTUP SEMENTARA   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN MENGAKU KESAL DENGAN TINGGINYA ANGKA IMPOR ALAT KESEHATAN DI INDONESIA    MENKES BUDI GUNADI SADIKIN MENYATAKAN PENGGUNAAN ALAT KESEHATAN DI INDONESIA MASIH DIDOMINASI OLEH PRODUK IMPOR   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN: LONJAKAN KASUS COVID-19 PASCA-LEBARAN MERUPAKAN KESALAHAN SEMUA PIHAK    PRESIDEN MINTA KALANGAN INDUSTRI MAU BERINTERAKSI DENGAN PERGURUAN TINGGI UNTUK DUKUNG KEGIATAN PERKULIAHAN    PRESIDEN JOKOWI: ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) TERBARU TAK HANYA ADA DI KAMPUS, TETAPI JUGA DI INDUSTRI    PRESIDEN JOKOWI INGIN MAHASISWA TAK HANYA BELAJAR DARI KAMPUS DAN MENDAPATKAN ILMU DARI DOSEN   RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA CEMPAKA PUTIH TOLAK PASIEN BARU COVID-19 KARENA SELURUH RUANGAN ISOLASI SUDAH PENUH   KASUS MENINGKAT, TEMPAT TIDUR KHUSUS PASIEN COVID-19 DI RSUD KOTA TANGERANG PENUH    “OMNIBUS LAW” DIGITAL AKAN MENGATUR PERLINDUNGAN DATA PRIBADI, TRANSAKSI ELEKTRONIK BENTUK UANG, TRANSAKSI BERITA