Kompas TV nasional peristiwa

Vaksin Covid-19 Membuat Flu Biasa Jadi Lebih Mematikan, Kominfo: Itu Hoaks

Senin, 17 Mei 2021 | 07:35 WIB
vaksin-covid-19-membuat-flu-biasa-jadi-lebih-mematikan-kominfo-itu-hoaks
Ratusan warga Klong Toey, kawasan yang baru-baru ini mengalami lonjakan kasus penularan Covid-19, tengah mengantri untuk menjalani vaksinasi menggunakan vaksin Sinovac dan AstraZeneca di Bangkok, Thailand, Senin (10/5/2021). (Sumber: AP Photo/Vichan Poti)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Sebuah postingan berbahasa asing di media sosial Instagram mengklaim bahwa vaksin Covid-19 akan membuat orang terpapar penyakit mematikan selama musim dingin dan flu berikutnya. Disebutkan juga bahwa vaksin Covid-19 akan membuat flu biasa menjadi lebih mematikan. 

Baca Juga: Kemenkes Resmi Tetapkan Harga Vaksin Sinopharm untuk Program Vaksinasi Gotong Royong

Namun berdasarkan hasil penelusuran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), klaim tersebut adalah keliru. Dilansir dari Reuters, klaim tersebut dibantah oleh sejumlah ahli. "Daniel Kuritzkes, kepala divisi penyakit menular di Rumah Sakit Brigham and Women menegaskan, tidak ada kandungan dalam vaksin Covid-19 manapun yang akan mengubah keparahan flu biasa atau influenza, dan yang pasti tidak akan membuat infeksi menjadi lebih mematikan," terang Kominfo dalam laman resminya. 

Baca Juga: India Terpaksa Hentikan Vaksinasi untuk Warga Usia 18-44 Tahun

Selanjutnya dilansir dari AFP, Dr Jason McKnight, asisten profesor klinis di Texas A&M College of Medicine menjelaskan jika semua vaksin Covid yang saat ini diproduksi menargetkan “protein lonjakan” spesifik dari virus corona dan tidak bekerja bersama dengan virus-virus berbeda lainnya seperti virus yang menyebabkan flu biasa. Sebagaimana yang diketahui bahwa virus penyebab influenza berbeda dengan virus penyebab Covid-19.

Penulis : Iman Firdaus





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:54
GIRI SUPRAPDIONO: SETIDAKNYA ADA SKENARIO PELEMAHAN KPK DENGAN TWK, YAITU JANGKA PENDEK, MENENGAH, DAN PANJANG   DIREKTUR SOSIALISASI & KAMPANYE ANTIKORUPSI KPK GIRI SUPRAPDIONO MENILAI TWK MERUPAKAN SKENARIO PELEMAHAN KPK   JADI KOORDINATOR PUNGLI, SUPERVISOR OPERATOR CRANE DI JICT PELABUHAN TANJUNG PRIOK DITANGKAP POLISI   PBNU: WACANA PEMERINTAH SOAL PENGENAAN PPN UNTUK PENDIDIKAN DAN SEMBAKO TIDAK TEPAT   KEMENLU PASTIKAN WNI YANG TINGGAL ATAU BERMUKIM DI ARAB SAUDI DAPAT MELAKUKAN IBADAH HAJI   KEPALA BIDANG UMRAH AMPHURI ZAKY ZAKARIA MENILAI KEPUTUSAN ARAB SAUDI SOAL IBADAH HAJI 2021 SUDAH SANGAT TEPAT    PEMERINTAH ARAB SAUDI PERTIMBANGKAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN JEMAAH DALAM MENGGELAR IBADAH HAJI   KEMENLU PASTIKAN IBADAH HAJI 2021 HANYA DIBUKA UNTUK DOMESTIK ATAU ORANG-ORANG YANG TINGGAL DI ARAB SAUDI   TINJAU PELAKSANAAN VAKSINASI, PANGLIMA TNI INGATKAN PETUGAS HARUS PAHAM TUGAS PENGENDALIAN COVID-19    PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO MENINJAU PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 DI BANGKALAN, JAWA TIMUR    UJI KOMPETENSI SETIAP TAHUN UNTUK TINGKATKAN LEVEL KESELAMATAN & KEAMANAN DI LINGKUNGAN KERJA TRANSJAKARTA    SOPIR BUS TRANSJAKARTA RENCANANNYA AKAN DIUJI KOMPETENSI SETIAP TAHUN    PEMERINTAH TARGETKAN 40.349.049 ORANG YANG MENJADI SASARAN VAKSINASI COVID-19 DOSIS KEDUA    HINGGA 12 JUNI 2021, JUMLAH ORANG YANG SUDAH DIVAKSINASI COVID-19 DOSIS KEDUA DI INDONESIA MENCAPAI 11.559.138