Kompas TV klik360 cerita indonesia

Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika Buntut Kasus Tes Antigen Bekas

Minggu, 16 Mei 2021 | 22:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri BUMN Erick Thohir memecat seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika. Langkah ini diambil imbas dari kasus tes Antigen yang menggunakan peralatan bekas di Bandara Kualanamu, Medan beberapa waktu lalu.

Erick mengatakan setelah melakukan penilaian secara terukur, maka langkah tegas diambil. Menurut Erick kasus tes antigen dengan peralatan bekas oleh Kimia Farma Diagnostika bertentangan dengan prinsip Good Corporate Governance.

"Setelah melakukan pengkajian secara komprehensif, langkah (pemberhentian) ini mesti diambil. Selanjutnya, hal yang menyangkut hukum merupakan ranah dari aparat yang berwenang," kata Erick Thohir melalui keterangan tertulis, pada Minggu (16/5/2021).

Erick pun menyatakan tidak memandang siapapun dan jabatan apapun terkait kasus ini. Ia mempersilakan pihak-pihak terkait untuk berkarier di tempat lain.

"Karena memang sudah tak sejalan dengan core value tersebut, maka tidak memandang siapa dan apa jabatannya, maka kami persilakan untuk berkarier di tempat lain," kata Erick.

Erick juga menegaskan hal yang menyangkut hukum terkait kasus ini merupakan ranah dari aparat yang berwenang.

Video Editor: Lisa Nurjannah

Penulis : Sadryna Evanalia





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:56
LIONEL MESSI KHAWATIR TERTULAR COVID-19 JELANG LAGA PERDANA ARGENTINA DI COPA AMERICA 2021 MELAWAN CHILE   KEMENKO PMK: PEMBANGUNAN RUMAH TAHAN GEMPA DI NTB SETELAH DIGUNCANG GEMPA PADA JULI 2018 ALAMI KETERLAMBATAN   KEMENDAGRI GRATISKAN AKSES VERIFIKASI DATA PENDUDUK KE SEJUMLAH LEMBAGA SELAMA 6 TAHUN TERAKHIR   WASKITA DAN TERREGRA TEKEN KONTRAK PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINIHIDRO BATANG TORU SENILAI RP 377 M   PENDAFTARAN PPDB 2021 UNTUK SMA DAN SMK DI RIAU DIUNDUR KARENA ADANYA KENDALA TEKNIS YANG PERLU DISELESAIKAN   OMBUDSMAN JAKARTA: KETIDAKMAMPUAN "PROVIDER" JADI KENDALA DALAM PPDB DKI   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 4.972 ORANG: 4.163 SEMBUH, 206 MENINGGAL DUNIA, 603 DALAM PERAWATAN   PERMENKES 18/2021: PENGGUNAAN JENIS VAKSIN COVID-19 DALAM PROGRAM PEMERINTAH DAN GOTONG ROYONG BOLEH SAMA   DINKES KALIMANTAN BARAT: KETERISIAN TEMPAT TIDUR PASIEN COVID-19 DI KALBAR MENCAPAI 62%   PEMKAB KUDUS TERAPKAN KEBIJAKAN 5 HARI DIAM DI RUMAH DALAM SEPEKAN GUNA MEMUTUS PENULARAN COVID-19   POSITIF COVID-19 DAN ISOLASI MANDIRI, WALI KOTA SALATIGA YULIANTO BEKERJA DARI RUMAH DINAS   JUMLAH PASIEN COVID-19 DI RS WISMA ATLET KEMAYORAN JAKARTA TEMBUS 5.000 ORANG   SEBANYAK 3.673 PASIEN COVID-19 MENJALANI ISOLASI MANDIRI DI 44 HOTEL WILAYAH JAKARTA DAN SEKITARNYA   PRESIDEN JOKOWI BERI TARGET KE GUBERNUR DKI UNTUK WUJUDKAN "HERD IMMUNITY" DI JAKARTA HINGGA AGUSTUS 2021