Kompas TV klik360 internasional

Biden: Warga AS Sudah Tuntas Vaksin Covid-19 Bisa Lepas Masker, Indonesia Belum!

Jumat, 14 Mei 2021 | 15:04 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat Joe Biden meminta warganya yang sudah menuntaskan Vaksinasi Covid-19 dosis kedua bisa melepas masker.

Hal ini ia umumkan pada Kamis, 13 Mei 2021 setelah Centers for Disease Control (CDC) tak lagi merekomendasikan penggunaan masker di ruangan untuk warga yang sudah divaksinasi Covid-19 dosis kedua.

"CDC mengatakan, mereka telah menyimpulkan, bahwa orang yang divaksinasi penuh berada pada risiko yang sangat, sangat rendah untuk tertular COVID-19. Oleh karena itu, jika Anda telah divaksinasi penuh, Anda tidak perlu lagi memakai masker. Izinkan saya ulangi , jika Anda sudah divaksinasi penuh, Anda tidak perlu lagi memakai masker," ujar Joe Biden (13/5/2021).

Namun, Biden mengatakan untuk masyarakat yang belum divaksin atau masih menunggu vaksin dosis kedua harus tetap menggunakan masker.

"Tetapi jika Anda belum divaksinasi atau jika Anda mendapatkan vaksinasi dua kali dan Anda belum mendapatkannya, Anda hanya mendapatkan suntikan pertama, tetapi tidak Anda yang kedua atau Anda belum menunggu selama dua minggu penuh setelah suntikan kedua, Anda masih perlu memakai masker," lanjut Biden.

Kebijakan ini mungkin bisa diterapkan di Amerika Serikat, namun belum bisa diterapkan di Indonesia.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan kondisi Amerika dan Indonesia berbeda. Tingkat vaksinasi Covid-19 di Amerika Serikat lebih tinggi dibanding Indonesia.

"Walaupun sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19, Pemerintah tetap mewajibkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, termasuk memakai masker," ujar Prof Wiku.

Video: Theresia Michelle

Penulis : Sadryna Evanalia





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:27
LIONEL MESSI KHAWATIR TERTULAR COVID-19 JELANG LAGA PERDANA ARGENTINA DI COPA AMERICA 2021 MELAWAN CHILE   KEMENKO PMK: PEMBANGUNAN RUMAH TAHAN GEMPA DI NTB SETELAH DIGUNCANG GEMPA PADA JULI 2018 ALAMI KETERLAMBATAN   KEMENDAGRI GRATISKAN AKSES VERIFIKASI DATA PENDUDUK KE SEJUMLAH LEMBAGA SELAMA 6 TAHUN TERAKHIR   WASKITA DAN TERREGRA TEKEN KONTRAK PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINIHIDRO BATANG TORU SENILAI RP 377 M   PENDAFTARAN PPDB 2021 UNTUK SMA DAN SMK DI RIAU DIUNDUR KARENA ADANYA KENDALA TEKNIS YANG PERLU DISELESAIKAN   OMBUDSMAN JAKARTA: KETIDAKMAMPUAN "PROVIDER" JADI KENDALA DALAM PPDB DKI   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 4.972 ORANG: 4.163 SEMBUH, 206 MENINGGAL DUNIA, 603 DALAM PERAWATAN   PERMENKES 18/2021: PENGGUNAAN JENIS VAKSIN COVID-19 DALAM PROGRAM PEMERINTAH DAN GOTONG ROYONG BOLEH SAMA   DINKES KALIMANTAN BARAT: KETERISIAN TEMPAT TIDUR PASIEN COVID-19 DI KALBAR MENCAPAI 62%   PEMKAB KUDUS TERAPKAN KEBIJAKAN 5 HARI DIAM DI RUMAH DALAM SEPEKAN GUNA MEMUTUS PENULARAN COVID-19   POSITIF COVID-19 DAN ISOLASI MANDIRI, WALI KOTA SALATIGA YULIANTO BEKERJA DARI RUMAH DINAS   JUMLAH PASIEN COVID-19 DI RS WISMA ATLET KEMAYORAN JAKARTA TEMBUS 5.000 ORANG   SEBANYAK 3.673 PASIEN COVID-19 MENJALANI ISOLASI MANDIRI DI 44 HOTEL WILAYAH JAKARTA DAN SEKITARNYA   PRESIDEN JOKOWI BERI TARGET KE GUBERNUR DKI UNTUK WUJUDKAN "HERD IMMUNITY" DI JAKARTA HINGGA AGUSTUS 2021