Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Pengusaha Minta Kenaikan PPN Ditunda Hingga 2024

Kamis, 13 Mei 2021 | 13:05 WIB
pengusaha-minta-kenaikan-ppn-ditunda-hingga-2024

 

Ilustrasi: pungutan pajak. (Sumber: Thinkstock)

JAKARTA, KOMPAS.TV -Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia, Suryadi Sasmita menilai, sebaiknya implementasi peningkatan tarif PPN oleh pemerintah dilakukan pada 2024 ketika aktivitas ekonomi masyarakat sudah stabil seperti periode sebelum pandemi Covid-19.

Berdasarkan perhitungannya pelaksanaan vaksinasi secara optimal baru akan selesai pada tahun depan. Setelahnya, butuh satu tahun hingga 2023 agar aktivitas ekonomi masyarakat mulai berjalan normal.

”Saya rasa dalam jangka pendek saat ini masih banyak cara perluasan basis pajak selain kenaikan tarif PPN,” ujar Suryadi, dilansir dari Kompas.id (12/5/2021). 

Hal serupa dikemukakan oleh ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet yang menyarankan pemerintah agar tidak buru-buru menaikkan tarif PPN. ”Pemerintah perlu melihat dulu arah pemulihan ekonomi tahun depan sebelum memutuskan menaikkan tarif PPN,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan PPN akan berdampak terhadap pemulihan daya beli masyarakat. Namun, besar atau tidaknya pengaruh kenaikan tarif PPN terhadap daya beli akan bergantung pada seberapa cepat proses pemulihan ekonomi berlangsung.

Baca Juga: Pengusaha Keberatan dengan Kenaikan Tarif PPN Tahun Depan

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Purwanto





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:44
BIRO STATISTIK NASIONAL ITALIA (ISTAT) SEBUT KEMISKINAN EKSTREM DI NEGARANYA MELONJAK KARENA PANDEMI COVID-19   PBSI GELAR TURNAMEN SIMULASI JELANG OLIMPIADE TOKYO DI PELATNAS CIPAYUNG, JAKARTA TIMUR   PT JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL (JICT) IMBAU SOPIR TRUK TIDAK PERLU LAGI MEMBAYAR UANG TIP DI PELABUHAN   BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) MALUKU CATAT 33 RUMAH RUSAK AKIBAT GEMPA DI MALUKU TENGAH   KEPALA BMKG: POTENSI TSUNAMI BISA MUNCUL DI PANTAI JAPUTIH, MALUKU, JIKA ADA LONGSOR BAWAH LAUT AKIBAT GEMPA SUSULAN   BMKG MINTA WARGA DI PANTAI JAPUTIH, MALUKU, WASPADA TSUNAMI AKIBAT GEMPA SUSULAN   GUBERNUR ANIES BASWEDAN BERHARAP PEMBANGUNAN JAKARTA INTERNATIONAL STADIUM BISA RAMPUNG TEPAT WAKTU   GUBERNUR ANIES BASWEDAN TINJAU PROSES PEMASANGAN ATAP JAKARTA INTERNATIONAL STADIUM DI TANJUNG PRIOK, JAKUT   WAGUB AHMAD RIZA PATRIA PASTIKAN PROVINSI DKI JAKARTA BELUM TARIK REM DARURAT KARENA LONJAKAN KASUS KORONA   DINAS KESEHATAN MUNA BARAT, SULAWESI TENGGARA, GANDENG TNI-POLRI PERCEPAT PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19   SUDINKES JAKARTA PUSAT TARGETKAN VAKSINASI COVID-19 KEPADA 16.000 ORANG PER HARI   PEMKOT BANDUNG TUTUP TEMPAT WISATA DAN HIBURAN SELAMA 14 HARI MULAI BESOK KAMIS, 17 JUNI 2021   SATGAS: KABUPATEN BANGKALAN, JATIM, JADI SATU-SATUNYA ZONA MERAH COVID-19 DI PROVINSI JAWA TIMUR   KETUA DPR PUAN MAHARANI AJAK SEMUA KOMPONEN BANGSA GOTONG ROYONG DAN FOKUS TANGANI PANDEMI COVID-19