Kompas TV internasional kompas dunia

Raja Salman dan Putra Mahkota Arab Saudi Daftarkan Diri Menjadi Donor Organ Tubuh

Kamis, 13 Mei 2021 | 05:51 WIB
raja-salman-dan-putra-mahkota-arab-saudi-daftarkan-diri-menjadi-donor-organ-tubuh
Raja Salman dan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mendaftarkan diri dalam program donor organ untuk kemanusiaan, demikian dilaporkan Kantor Pers Saudi pada Selasa, (11/05/2021) seperti dilansir Arab News, Rabu, (12/05/2021). (Sumber: Arab News)

RIYADH, KOMPAS.TV - Raja Salman dan Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman mendaftarkan diri dalam program donor organ untuk kemanusiaan, demikian dilaporkan Kantor Pers Saudi pada Selasa, (11/05/2021) seperti dilansir Arab News, Rabu, (12/05/2021).

Menyusul tindakan Raja Salman dan Putra Mahkota, keluarga kerajaan dan para bangsawan Arab Saudi berbondong-bondong mendaftarkan diri menjadi donor organ tubuh. 

"Tindakan yang tidak mengejutkan ini datang dari Raja dan Putra Mahkota sebagai perhatian besar yang diterima pasien dengan kegagalan organ tubuh, dan sebagai dorongan dari pimpinan bagi semua warga dan penduduk untuk mendaftar dalam program donasi organ," kata pernyataan itu.

Program donor organ tubuh, bagian dari Pusat Transplantasi Organ Saudi, "sangat penting karena memberikan harapan kepada pasien yang hidupnya bergantung pada transplantasi organ baru".

Raja Salman menjadi pionir pendirian Pusat Transplantasi Organ Saudi - sebelumnya dikenal sebagai Pusat Transplantasi Ginjal Nasional - untuk meringankan penderitaan dari meningkatnya jumlah pasien gagal ginjal.

Baca Juga: Pemerintah Arab Saudi Pastikan Ibadah Haji Bisa Dilakukan Tahun Ini dengan Sejumlah Aturan

Umat Muslim mengitari Kabah saat melakukan tawaf ibadah haji dengan penerapan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (2/8/2020). (Sumber: Kompas.com)

Lingkaran donor organ kemudian diperluas hingga mencakup semua pasien yang mengalami kegagalan organ tahap akhir, dan memberikan harapan kepada pasien yang berada dalam daftar tunggu, yang kesembuhannya bergantung pada organ baru, seperti jantung, hati, ginjal, paru-paru dan lain-lain.

Penulis : Edwin Shri Bimo





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:34
GIRI SUPRAPDIONO: SETIDAKNYA ADA SKENARIO PELEMAHAN KPK DENGAN TWK, YAITU JANGKA PENDEK, MENENGAH, DAN PANJANG   DIREKTUR SOSIALISASI & KAMPANYE ANTIKORUPSI KPK GIRI SUPRAPDIONO MENILAI TWK MERUPAKAN SKENARIO PELEMAHAN KPK   JADI KOORDINATOR PUNGLI, SUPERVISOR OPERATOR CRANE DI JICT PELABUHAN TANJUNG PRIOK DITANGKAP POLISI   PBNU: WACANA PEMERINTAH SOAL PENGENAAN PPN UNTUK PENDIDIKAN DAN SEMBAKO TIDAK TEPAT   KEMENLU PASTIKAN WNI YANG TINGGAL ATAU BERMUKIM DI ARAB SAUDI DAPAT MELAKUKAN IBADAH HAJI   KEPALA BIDANG UMRAH AMPHURI ZAKY ZAKARIA MENILAI KEPUTUSAN ARAB SAUDI SOAL IBADAH HAJI 2021 SUDAH SANGAT TEPAT    PEMERINTAH ARAB SAUDI PERTIMBANGKAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN JEMAAH DALAM MENGGELAR IBADAH HAJI   KEMENLU PASTIKAN IBADAH HAJI 2021 HANYA DIBUKA UNTUK DOMESTIK ATAU ORANG-ORANG YANG TINGGAL DI ARAB SAUDI   TINJAU PELAKSANAAN VAKSINASI, PANGLIMA TNI INGATKAN PETUGAS HARUS PAHAM TUGAS PENGENDALIAN COVID-19    PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO MENINJAU PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 DI BANGKALAN, JAWA TIMUR    UJI KOMPETENSI SETIAP TAHUN UNTUK TINGKATKAN LEVEL KESELAMATAN & KEAMANAN DI LINGKUNGAN KERJA TRANSJAKARTA    SOPIR BUS TRANSJAKARTA RENCANANNYA AKAN DIUJI KOMPETENSI SETIAP TAHUN    PEMERINTAH TARGETKAN 40.349.049 ORANG YANG MENJADI SASARAN VAKSINASI COVID-19 DOSIS KEDUA    HINGGA 12 JUNI 2021, JUMLAH ORANG YANG SUDAH DIVAKSINASI COVID-19 DOSIS KEDUA DI INDONESIA MENCAPAI 11.559.138