Kompas TV klik360 sinau

Jangan Balas Dendam, Ini Tips Cegah Makan Berlebih Saat Lebaran

Kamis, 13 Mei 2021 | 13:31 WIB

KOMPAS.TV - Lebaran jadi momen perayaan setelah berpuasa di bulan Ramadhan. Umumnya, lebaran dirayakan dengan antusias lewat tradisi silaturahmi dan menikmati aneka sajian makanan istimewa.

Namun, beberapa makanan lebaran punya kandungan kalori cukup tinggi, di antaranya:

- Kalori nastar nanas per buah 75 kkal

- Kalori kacang goreng per 100 gram 151 kkal

- Kalori opor ayam per porsi 392 kkal

- Kalori rendang sapi per porsi 468 kkal

- Kalori semur daging sapi per porsi 337 kkal

- Kalori sambal goreng ati sapi per porsi 346 kkal

- Kalori ketupat per lima buah 176 kkal

Agar tak makan berlebih saat lebaran, bagaimana cara mencegahnya?

1. Perhatikan porsi menu makan

Kontrol nafsu makan agar berat badan tidak melonjak setelah puasa karena makan berlebihan.

Usahakan makan dengan penuh kesadaran tentang kebutuhan asupan. Selain itu, Kemenkes menyarankan baiknya menu lebaran dimakan sekali saja.

2. Imbangi dengan sayur dan buah

Umumnya, saat lebaran tersedia banyak camilan tinggi gula dan kalori seperti kue kering. Setelah menyantap hidangan itu, imbangi dengan konsumsi sayur yang tinggi serat bisa mencegah makan berlebihan.

Sedangkan buah-buahan bisa mengontrol keinginan mengonsumsi asupan seperti minuman manis dan kue kering.

3. Jangan terus berada di dekat makanan

Setelah selesai makan, sebaiknya segera beranjak dan tinggalkan meja makan. Pada dasarnya ketika perut sudah terasa penuh, otak akan mengirimkan sinyal untuk berhenti makan.

Tapi, duduk di sekitar makanan bisa mengaburkan sinyal rasa kenyang dan membuat ingin terus makan padahal perut sudah penuh.

4. Sempatkan olahraga ringan

Meski sedang merayakan lebaran, sempatkan olahraga ringan setidaknya 30 menit di pagi atau sore hari.

Olahraga dapat mengontrol pola makan, serta membuat tubuh terasa bugar, bahagia, dan rileks.

Menjaga pola makan menu lebaran yang tidak berlebihan bisa kurangi risiko masalah kesehatan seperti kolesterol, hipertensi, sampai berat badan naik.(*)

Grafis: Joshua Victor

Penulis : Gempita Surya





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:05
LIONEL MESSI KHAWATIR TERTULAR COVID-19 JELANG LAGA PERDANA ARGENTINA DI COPA AMERICA 2021 MELAWAN CHILE   KEMENKO PMK: PEMBANGUNAN RUMAH TAHAN GEMPA DI NTB SETELAH DIGUNCANG GEMPA PADA JULI 2018 ALAMI KETERLAMBATAN   KEMENDAGRI GRATISKAN AKSES VERIFIKASI DATA PENDUDUK KE SEJUMLAH LEMBAGA SELAMA 6 TAHUN TERAKHIR   WASKITA DAN TERREGRA TEKEN KONTRAK PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINIHIDRO BATANG TORU SENILAI RP 377 M   PENDAFTARAN PPDB 2021 UNTUK SMA DAN SMK DI RIAU DIUNDUR KARENA ADANYA KENDALA TEKNIS YANG PERLU DISELESAIKAN   OMBUDSMAN JAKARTA: KETIDAKMAMPUAN "PROVIDER" JADI KENDALA DALAM PPDB DKI   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 4.972 ORANG: 4.163 SEMBUH, 206 MENINGGAL DUNIA, 603 DALAM PERAWATAN   PERMENKES 18/2021: PENGGUNAAN JENIS VAKSIN COVID-19 DALAM PROGRAM PEMERINTAH DAN GOTONG ROYONG BOLEH SAMA   DINKES KALIMANTAN BARAT: KETERISIAN TEMPAT TIDUR PASIEN COVID-19 DI KALBAR MENCAPAI 62%   PEMKAB KUDUS TERAPKAN KEBIJAKAN 5 HARI DIAM DI RUMAH DALAM SEPEKAN GUNA MEMUTUS PENULARAN COVID-19   POSITIF COVID-19 DAN ISOLASI MANDIRI, WALI KOTA SALATIGA YULIANTO BEKERJA DARI RUMAH DINAS   JUMLAH PASIEN COVID-19 DI RS WISMA ATLET KEMAYORAN JAKARTA TEMBUS 5.000 ORANG   SEBANYAK 3.673 PASIEN COVID-19 MENJALANI ISOLASI MANDIRI DI 44 HOTEL WILAYAH JAKARTA DAN SEKITARNYA   PRESIDEN JOKOWI BERI TARGET KE GUBERNUR DKI UNTUK WUJUDKAN "HERD IMMUNITY" DI JAKARTA HINGGA AGUSTUS 2021