Kompas TV klik360 sinau

Ketahui Makna Filosofis Ketupat yang Selalu Ada Saat Idul Fitri Tiba

Kamis, 13 Mei 2021 | 09:00 WIB

KOMPAS.TV - Lebaran belum lengkap rasanya jika belum makan ketupat. Menu khas lebaran ini seolah wajib tersedia di meja makan saat Idul Fitri tiba.

Sajian ketupat terbuat dari beras yang dimasukkan ke dalam selongsong, kemudian dimasak hingga matang.

Namun sebenarnya, apa makna dari hidangan ketupat ini?

Jika diperhatikan, selongsong ketupat yang dianyam secara manual dengan tangan memiliki arti tersendiri.

Melansir Historia.id, rumitnya anyaman janur untuk membuat ketupat merupakan simbol dari kompleksitas masyarakat Jawa saat itu.

Anyaman yang melekat satu sama lain merupakan anjuran bagi seseorang untuk melekatkan tali silaturahmi tanpa melihat perbedaan kelas sosial.

Ketupat disebut juga kupat oleh masyarakat Sunda dan Jawa.

Menurut Slamet Mulyono dalam Kamus Pepak Basa Jawa, kata ketupat berasal dari ‘kupat’ yang berarti ngaku lepat atau mengakui kesalahan.

Sedangkan selongsong ketupat yang terbuat dari daun kelapa atau janur, merupakan kependekan dari kata “jatining nur” yang bisa diartikan hati nurani.

Kemudian secara filosofis, beras yang dimasukan dalam anyaman ketupat menggambarkan nafsu duniawi.

Dengan demikian, bentuk ketupat melambangkan nafsu dunia yang dibungkus dengan hati nurani.

Selain itu, kupat juga berarti ‘laku papat’ atau empat laku yang tercermin dari empat sisi ketupat.

Empat sisi ketupat ini memiliki makna masing-masing, yaitu:

1. Lebaran

Berasal dari kata dasar ‘lebar’ yang artinya pintu ampun dibuka untuk orang lain.

2. Luberan

Berasal dari kata dasar ‘luber yang artinya melimpah dan memberi sedekah pada orang yang membutuhkan.

3. Leburan

Berasal dari kata dasar ‘lebur’, bermakna melebur dosa yang dilalui selama satu tahun.

4. Laburan

Merupakan kata lain dari ‘kapur’ yang punya makna menyucikan diri atau putih kembali seperti bayi.(*)

Grafis: Agus Eko

Penulis : Gempita Surya





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:42
GIRI SUPRAPDIONO: SETIDAKNYA ADA SKENARIO PELEMAHAN KPK DENGAN TWK, YAITU JANGKA PENDEK, MENENGAH, DAN PANJANG   DIREKTUR SOSIALISASI & KAMPANYE ANTIKORUPSI KPK GIRI SUPRAPDIONO MENILAI TWK MERUPAKAN SKENARIO PELEMAHAN KPK   JADI KOORDINATOR PUNGLI, SUPERVISOR OPERATOR CRANE DI JICT PELABUHAN TANJUNG PRIOK DITANGKAP POLISI   PBNU: WACANA PEMERINTAH SOAL PENGENAAN PPN UNTUK PENDIDIKAN DAN SEMBAKO TIDAK TEPAT   KEMENLU PASTIKAN WNI YANG TINGGAL ATAU BERMUKIM DI ARAB SAUDI DAPAT MELAKUKAN IBADAH HAJI   KEPALA BIDANG UMRAH AMPHURI ZAKY ZAKARIA MENILAI KEPUTUSAN ARAB SAUDI SOAL IBADAH HAJI 2021 SUDAH SANGAT TEPAT    PEMERINTAH ARAB SAUDI PERTIMBANGKAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN JEMAAH DALAM MENGGELAR IBADAH HAJI   KEMENLU PASTIKAN IBADAH HAJI 2021 HANYA DIBUKA UNTUK DOMESTIK ATAU ORANG-ORANG YANG TINGGAL DI ARAB SAUDI   TINJAU PELAKSANAAN VAKSINASI, PANGLIMA TNI INGATKAN PETUGAS HARUS PAHAM TUGAS PENGENDALIAN COVID-19    PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO MENINJAU PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 DI BANGKALAN, JAWA TIMUR    UJI KOMPETENSI SETIAP TAHUN UNTUK TINGKATKAN LEVEL KESELAMATAN & KEAMANAN DI LINGKUNGAN KERJA TRANSJAKARTA    SOPIR BUS TRANSJAKARTA RENCANANNYA AKAN DIUJI KOMPETENSI SETIAP TAHUN    PEMERINTAH TARGETKAN 40.349.049 ORANG YANG MENJADI SASARAN VAKSINASI COVID-19 DOSIS KEDUA    HINGGA 12 JUNI 2021, JUMLAH ORANG YANG SUDAH DIVAKSINASI COVID-19 DOSIS KEDUA DI INDONESIA MENCAPAI 11.559.138