Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Mudik Dilarang Bikin Perputaran Uang Terpusat di Jabodetabek, Daerah Gigit Jari

Selasa, 11 Mei 2021 | 14:34 WIB
mudik-dilarang-bikin-perputaran-uang-terpusat-di-jabodetabek-daerah-gigit-jari
Petugas melakukan penyekatan arus mudik di Gerbang Tol Pejagan, di ruas Tol Pejagan-Pemalang, Brebes, Jawa Tengah, Jumat (7/5/2021) malam.  Petugas gabungan melakukan penjagaan di sejumlah titik yang menjadi penghubung Jawa Tengah dan Jawa Barat. (Sumber: Tribunnews/Irwan Rismawan)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Pemerintah menerapkan larangan mudik mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Tak hanya mudik jarak jauh, mudik di wilayah aglomerasi juga dilarang. Namun, jika warga ingin berwisata diperbolehkan selama bisa menunjukkan surat negatif Covid dan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai, kebijakan tersebut akan membuat perputaran uang hanya berada Jabodetabek. Padahal selama ini pelaku usaha di daerah sangat menantikan momen mudik, karena bisa meningkatkan pendapatan mereka berkali-kali lipat.

Baca Juga: Larangan Mudik Diberlakukan, Ganjar Pranowo Dorong Pedagang Batik Maksimalkan Pasar Digital

Seperti pengusaha oleh-oleh, penginapan, dan pengelola tempat wisata di daerah.

"Konsentrasi uang akan berputar di Jabodetabek untuk lebaran tahun ini, jadi ada ketimpangan konsumsi antara kota besar dengan daerah," kata Bhima seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (11/05/2021).

"Bahkan, permintaan di pasar tradisional juga ikut berdampak karena larangan (mudik) ini," tambahnya.

Perputaran uang yang hanya terpusat di Ibu kota dan sekitarnya itu, menyebabkan pemulihan ekonomi yang tidak merata antara Jabodetabek dan daerah lainnya.

Penulis : Dina Karina | Editor : Iman Firdaus





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:14
LIONEL MESSI KHAWATIR TERTULAR COVID-19 JELANG LAGA PERDANA ARGENTINA DI COPA AMERICA 2021 MELAWAN CHILE   KEMENKO PMK: PEMBANGUNAN RUMAH TAHAN GEMPA DI NTB SETELAH DIGUNCANG GEMPA PADA JULI 2018 ALAMI KETERLAMBATAN   KEMENDAGRI GRATISKAN AKSES VERIFIKASI DATA PENDUDUK KE SEJUMLAH LEMBAGA SELAMA 6 TAHUN TERAKHIR   WASKITA DAN TERREGRA TEKEN KONTRAK PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINIHIDRO BATANG TORU SENILAI RP 377 M   PENDAFTARAN PPDB 2021 UNTUK SMA DAN SMK DI RIAU DIUNDUR KARENA ADANYA KENDALA TEKNIS YANG PERLU DISELESAIKAN   OMBUDSMAN JAKARTA: KETIDAKMAMPUAN "PROVIDER" JADI KENDALA DALAM PPDB DKI   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 4.972 ORANG: 4.163 SEMBUH, 206 MENINGGAL DUNIA, 603 DALAM PERAWATAN   PERMENKES 18/2021: PENGGUNAAN JENIS VAKSIN COVID-19 DALAM PROGRAM PEMERINTAH DAN GOTONG ROYONG BOLEH SAMA   DINKES KALIMANTAN BARAT: KETERISIAN TEMPAT TIDUR PASIEN COVID-19 DI KALBAR MENCAPAI 62%   PEMKAB KUDUS TERAPKAN KEBIJAKAN 5 HARI DIAM DI RUMAH DALAM SEPEKAN GUNA MEMUTUS PENULARAN COVID-19   POSITIF COVID-19 DAN ISOLASI MANDIRI, WALI KOTA SALATIGA YULIANTO BEKERJA DARI RUMAH DINAS   JUMLAH PASIEN COVID-19 DI RS WISMA ATLET KEMAYORAN JAKARTA TEMBUS 5.000 ORANG   SEBANYAK 3.673 PASIEN COVID-19 MENJALANI ISOLASI MANDIRI DI 44 HOTEL WILAYAH JAKARTA DAN SEKITARNYA   PRESIDEN JOKOWI BERI TARGET KE GUBERNUR DKI UNTUK WUJUDKAN "HERD IMMUNITY" DI JAKARTA HINGGA AGUSTUS 2021