Kompas TV klik360 cerita indonesia

Bupati Nganjuk Diduga Jual Beli Jabatan, Bareskrim Jelaskan Modus Operandinya

Senin, 10 Mei 2021 | 22:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, menjelaskan modus operandi jual beli jabatan yang dilakukan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. 

Baca Juga: Bupati Nganjuk Terjaring OTT KPK, Begini Kronologi Penangkapannya

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dirtipikor) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djoko Poerwanto, dalam konferensi pers yang digelar di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (10/5/2021).

"Perlu disampaikan disini kepada rekan-rekan sekalian adalah modus operandinya para camat memberikan sejumlah uang kepada Bupati Nganjuk melalui ajudan Bupati, terkait mutasi dan promosi jabatan mereka, dalam hal ini para camat, dan pengisian jabatan di tingkat Kecamatan di jajaran Kabupaten Nganjuk, dan selanjutnya ajudan Bupati Nganjuk menyerahkan uang tersebut kepada Bupati Nganjuk," ungkap Djoko.

Dirtipikor juga menyebut sejumlah barang bukti berupa uang yang ditemukan di dalam lemari besi atau brankas milik Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat.

"Barang bukti yang sudah diperoleh atau diamankan dari brankas pribadi Bupati Nganjuk sejumlah uang 647.900.000 rupiah. Kemudian delapan unit telpon genggam dan satu buah buku tabungan Bank Jatim atas nama TBW," lanjut Dirtipikor.

Video Editor: Mukhammad Rengga

Penulis : Aryo bimo





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:51
LIONEL MESSI KHAWATIR TERTULAR COVID-19 JELANG LAGA PERDANA ARGENTINA DI COPA AMERICA 2021 MELAWAN CHILE   KEMENKO PMK: PEMBANGUNAN RUMAH TAHAN GEMPA DI NTB SETELAH DIGUNCANG GEMPA PADA JULI 2018 ALAMI KETERLAMBATAN   KEMENDAGRI GRATISKAN AKSES VERIFIKASI DATA PENDUDUK KE SEJUMLAH LEMBAGA SELAMA 6 TAHUN TERAKHIR   WASKITA DAN TERREGRA TEKEN KONTRAK PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINIHIDRO BATANG TORU SENILAI RP 377 M   PENDAFTARAN PPDB 2021 UNTUK SMA DAN SMK DI RIAU DIUNDUR KARENA ADANYA KENDALA TEKNIS YANG PERLU DISELESAIKAN   OMBUDSMAN JAKARTA: KETIDAKMAMPUAN "PROVIDER" JADI KENDALA DALAM PPDB DKI   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 4.972 ORANG: 4.163 SEMBUH, 206 MENINGGAL DUNIA, 603 DALAM PERAWATAN   PERMENKES 18/2021: PENGGUNAAN JENIS VAKSIN COVID-19 DALAM PROGRAM PEMERINTAH DAN GOTONG ROYONG BOLEH SAMA   DINKES KALIMANTAN BARAT: KETERISIAN TEMPAT TIDUR PASIEN COVID-19 DI KALBAR MENCAPAI 62%   PEMKAB KUDUS TERAPKAN KEBIJAKAN 5 HARI DIAM DI RUMAH DALAM SEPEKAN GUNA MEMUTUS PENULARAN COVID-19   POSITIF COVID-19 DAN ISOLASI MANDIRI, WALI KOTA SALATIGA YULIANTO BEKERJA DARI RUMAH DINAS   JUMLAH PASIEN COVID-19 DI RS WISMA ATLET KEMAYORAN JAKARTA TEMBUS 5.000 ORANG   SEBANYAK 3.673 PASIEN COVID-19 MENJALANI ISOLASI MANDIRI DI 44 HOTEL WILAYAH JAKARTA DAN SEKITARNYA   PRESIDEN JOKOWI BERI TARGET KE GUBERNUR DKI UNTUK WUJUDKAN "HERD IMMUNITY" DI JAKARTA HINGGA AGUSTUS 2021