Kompas TV klik360 cerita indonesia

Bupati Nganjuk Terjaring OTT KPK, Begini Kronologi Penangkapannya

Senin, 10 Mei 2021 | 22:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) pada hari Senin (10/5/2021) dini hari.

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat diduga terlibat kasus tindak pidana korupsi jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

KPK menangkap 10 orang termasuk Bupati Nganjuk dan beberapa orang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menjelaskan kronologi penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, yang dilakukan KPK bersama Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

"Pada hari Minggu 9 Mei 2021, tim gabungan KPK dan Bareskrim Mabes Polri mendapatkan informasi akan adanya penyerahan uang oleh pihak-pihak terkait dalam proses pengisian jabatan pada perangkat desa dan camat di jajaran Pemerintah Kabupaten Nganjuk Jawa Timur," ungkap Lili.

Tim gabungan lalu menindaklanjuti informasi yang diterima, perihal adanya penyerahan uang kepada Bupati Nganjuk.

"Kemudian selanjutnya mengamankan 4 orang camat pada wilayah Kabupaten Nganjuk beserta barang bukti uang. Setelah dilakukan permintaan keterangan maka diperolehlah fakta bahwa dugaan penerimaan sejumlah uang itu dikumpulkan atas arahan dari Bupati Nganjuk," lanjutnya.

Video Editor: Mukhammad Rengga

Penulis : Aryo bimo





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:24
LIONEL MESSI KHAWATIR TERTULAR COVID-19 JELANG LAGA PERDANA ARGENTINA DI COPA AMERICA 2021 MELAWAN CHILE   KEMENKO PMK: PEMBANGUNAN RUMAH TAHAN GEMPA DI NTB SETELAH DIGUNCANG GEMPA PADA JULI 2018 ALAMI KETERLAMBATAN   KEMENDAGRI GRATISKAN AKSES VERIFIKASI DATA PENDUDUK KE SEJUMLAH LEMBAGA SELAMA 6 TAHUN TERAKHIR   WASKITA DAN TERREGRA TEKEN KONTRAK PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINIHIDRO BATANG TORU SENILAI RP 377 M   PENDAFTARAN PPDB 2021 UNTUK SMA DAN SMK DI RIAU DIUNDUR KARENA ADANYA KENDALA TEKNIS YANG PERLU DISELESAIKAN   OMBUDSMAN JAKARTA: KETIDAKMAMPUAN "PROVIDER" JADI KENDALA DALAM PPDB DKI   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 4.972 ORANG: 4.163 SEMBUH, 206 MENINGGAL DUNIA, 603 DALAM PERAWATAN   PERMENKES 18/2021: PENGGUNAAN JENIS VAKSIN COVID-19 DALAM PROGRAM PEMERINTAH DAN GOTONG ROYONG BOLEH SAMA   DINKES KALIMANTAN BARAT: KETERISIAN TEMPAT TIDUR PASIEN COVID-19 DI KALBAR MENCAPAI 62%   PEMKAB KUDUS TERAPKAN KEBIJAKAN 5 HARI DIAM DI RUMAH DALAM SEPEKAN GUNA MEMUTUS PENULARAN COVID-19   POSITIF COVID-19 DAN ISOLASI MANDIRI, WALI KOTA SALATIGA YULIANTO BEKERJA DARI RUMAH DINAS   JUMLAH PASIEN COVID-19 DI RS WISMA ATLET KEMAYORAN JAKARTA TEMBUS 5.000 ORANG   SEBANYAK 3.673 PASIEN COVID-19 MENJALANI ISOLASI MANDIRI DI 44 HOTEL WILAYAH JAKARTA DAN SEKITARNYA   PRESIDEN JOKOWI BERI TARGET KE GUBERNUR DKI UNTUK WUJUDKAN "HERD IMMUNITY" DI JAKARTA HINGGA AGUSTUS 2021