Kompas TV klik360 sinau

Munarman Terlibat Sejumlah Kontroversi Sebelum Ditangkap Densus 88, Apa Saja?

Sabtu, 15 Mei 2021 | 15:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Seperti yang kita tahu mantan Sekretaris Umum FPI Munarman ditangkap Densus 88 pada 27 April 2021, karena dugaan baiat terhadap ISIS.

Tapi ini bukan pertama kalinya Munarman berurusan dengan polisi. Sebelumnya Munarman juga terlibat dalam berbagai kontroversi.

Berikut deretan kontroversi Munarman sejak tahun 2007.

1. Munarman pernah berurusan dengan polisi karena terlibat cekcok dengan sopir taksi pada tahun 2007. Cekcok bermula dari insiden tabrakan antara taksi dengan mobil Munarman. Munarman yang emosi tiba-tiba mengambil kunci kontak, SIM dan STNK milik sopir taksi. Karena kasus ini polisi mengirimkan surat penahanan kepada Munarman karena dinilai melakukan perampasan terhadap sopir taksi.

2. Munarman terlibat dalam penyerangan terhadap pendukung Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan saat peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monas pada 1 juni 2008. Munarman divonis 1,5 tahun penjara karena dinilai terlibat memberikan instruksi pada kasus penyerangan ini.

3. Pada 28 juni 2013, Munarman menyiram kopi kepada Guru Besar Sosiologi UI Tamrin Tomagola saat sedang tampil live di TV One. Saat itu Munarman dan Tamrin menjadi narasumber membahas topik pelarangan sweeping di tempat hiburan malam selama bulan ramadhan. Silang pendapat keduanya terjadi saat membahas aksi sweeping itu. 
Munarman yang tidak terima Tamrin menyela pembicaraannya langsung menyiramkan kopi ke wajah Tamrin.

4. Puluhan rekening milik Munarman diblokir sementara oleh PPATK pada 4 Januari 2021. Pembekuan sementara rekening Munarman dilakukan sesuai kewenangan PPATK dalam UU TPPU dan UU nomor 9 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme. Namun kala itu Munarman mengatakan uang dalam rekening yang dblokir tersebut diperlukan untuk biaya pengobatan ibunya yang sedang sakit.

Video editor: Agung

Baca Juga: Densus 88 Tangkap 3 Eks Petinggi FPI Makassar, Diduga Terkait Baiat ISIS yang Libatkan Munarman

Penulis : Laura Elvina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:48
BIRO STATISTIK NASIONAL ITALIA (ISTAT) SEBUT KEMISKINAN EKSTREM DI NEGARANYA MELONJAK KARENA PANDEMI COVID-19   PBSI GELAR TURNAMEN SIMULASI JELANG OLIMPIADE TOKYO DI PELATNAS CIPAYUNG, JAKARTA TIMUR   PT JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL (JICT) IMBAU SOPIR TRUK TIDAK PERLU LAGI MEMBAYAR UANG TIP DI PELABUHAN   BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) MALUKU CATAT 33 RUMAH RUSAK AKIBAT GEMPA DI MALUKU TENGAH   KEPALA BMKG: POTENSI TSUNAMI BISA MUNCUL DI PANTAI JAPUTIH, MALUKU, JIKA ADA LONGSOR BAWAH LAUT AKIBAT GEMPA SUSULAN   BMKG MINTA WARGA DI PANTAI JAPUTIH, MALUKU, WASPADA TSUNAMI AKIBAT GEMPA SUSULAN   GUBERNUR ANIES BASWEDAN BERHARAP PEMBANGUNAN JAKARTA INTERNATIONAL STADIUM BISA RAMPUNG TEPAT WAKTU   GUBERNUR ANIES BASWEDAN TINJAU PROSES PEMASANGAN ATAP JAKARTA INTERNATIONAL STADIUM DI TANJUNG PRIOK, JAKUT   WAGUB AHMAD RIZA PATRIA PASTIKAN PROVINSI DKI JAKARTA BELUM TARIK REM DARURAT KARENA LONJAKAN KASUS KORONA   DINAS KESEHATAN MUNA BARAT, SULAWESI TENGGARA, GANDENG TNI-POLRI PERCEPAT PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19   SUDINKES JAKARTA PUSAT TARGETKAN VAKSINASI COVID-19 KEPADA 16.000 ORANG PER HARI   PEMKOT BANDUNG TUTUP TEMPAT WISATA DAN HIBURAN SELAMA 14 HARI MULAI BESOK KAMIS, 17 JUNI 2021   SATGAS: KABUPATEN BANGKALAN, JATIM, JADI SATU-SATUNYA ZONA MERAH COVID-19 DI PROVINSI JAWA TIMUR   KETUA DPR PUAN MAHARANI AJAK SEMUA KOMPONEN BANGSA GOTONG ROYONG DAN FOKUS TANGANI PANDEMI COVID-19