Kompas TV klik360 cerita indonesia

World Vaccine Update : Kisah Saleh Husin dan Lukman Edy Terserang Covid-19

Minggu, 9 Mei 2021 | 21:17 WIB

NEW YORK, KOMPAS.TV – Komunitas World Vaccine Update dari WNI di seluruh dunia kembali menggelar acara bincang-bincang (3/5) dengan sejumlah tokoh terkait pengalaman dengan covid-19 dan vaksinasi.

DI episode ke-15 ini, Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin bercerita saat dirinya terkena Covid-19 meskipun sudah divaksin sebelumnya.

Kala itu, dirnya mengaku tengah bertugas keluar kota. Saat melakukan tes antigen, dirinya ternyata positif Covid-19.

“Pas saya mau berangkat malam harinya, sehingga sore harinya saya tes antigen karena mau naik pesawat. Begitu tes antigen, reaktif jam 4 Sore, kaget saya. Saya sama sekali nggak ada sakit atau panas badan” kata Saleh dalam forum tersebut.

Terpaparnya Saleh dengan Covid-19 membuktikan vaksinasi tidak menjamin seseorang kebal dari Covid-19.

Meski demikian, vaksinasi tersebut dapat mengurangi gejala yang dirasakan oleh orang tersebut.

Baca Juga: World Vaccine Update : Perjuangan Mari Elka Pangestu di Bank Dunia Hingga Cerita Seru Kompol Endang

Selain Saleh, Mantan Menteri Percepatan Daerah Tertinggal di masa Presiden SBY Lukman Edy juga berbagi cerita tentang pengalamannya terjangkit Covid-19.

Ia menyebut, sempat dirawat selama 3 bulan akibat Covid-19 karena merasakan gejala yang cukup parah.

“Saya mungkin penyintas covid yang paling parah karena saya itu di rumah sakit total itu mungkin hampir 3 bulan, dan 3 rumah sakit. Rumah Sakit Pertamina, Mayapada, Awal Bros”, tuturnya dalam acara tersbut.

Meski pada umumnya virus Covid-19 dapat hilang dalam 14 hari, namun efek yang ditinggalkan di dalam tubuh Edy tak langsung hilang begitu saja.

Oleh karena itu, ia masih mendapatkan perawatan di ICU, meskipun sudah dinyatakan negatif.

“Saya sampai 2,5 pemulihannya karena paru-paru saya penuh dengan gemuruh / kabut. Menghilangkan kabutnya itu butuh waktu yang sangat lama”, pungkasnya.

Baca Juga: World Vaccine Update : Kisah Tjut Nyak Deviana Profesor Musik di Jerman, Hingga Cerita Fryda Lucyana

Selain tentang pengalaman terpapar Covid-19, World Vaccine Update juga menghadirkan penyanyi Once untuk berbicara soal vaksinasi di kalangan artis.

Menurutnya, hingga sampai saat ini vaksinasi di kalangan seniman masih sedikit.

Ia mengaku, belum merasakan dampak yang cukup signifikan terhadap dunia hiburan tanah air, meskipun pemerintah telah memprioritaskan kalangan seniman untuk mendapatkan vaksin. 

“Kalau menurut saya dampaknya belum terlihat, karena jumlahnya (vaksinasi) masih sedikit” tuturnya. 

Once berharap, agar kondisi ini dapat cepat membaik karena dampak dari covid-19 ini sangat besar bagi dunia hiburan.

Meski selama pandemi beragam kegiatan konser dilakukan secara online, Once menyebut hal tersebut tak bisa disamakan dengan konser off air.

“Konser online tetap berbeda dengan konser off air, dimana penonton bisa merayakan secara langsung energi dari musik tersebut”. tuturnya.

Untuk kisah lebih lengkapnya, simak video berikut.

Acara World Vaccine Update dilaksanakan setiap hari Senin pukul 21.00 WIB di Bulan Ramadhan dan pukul 20.30 selain Bulan Ramadahan.

Penulis : Abdur Rahim





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:49
KEMENTERIAN ESDM PASTIKAN TAMBANG EMAS DI KEPULAUAN SANGIHE TIDAK MENYALAHI ATURAN   KKP BELUM BERI REKOMENDASI PEMANFAATAN WILAYAH PESISIR UNTUK KEGIATAN TAMBANG EMAS DI SANGIHE, SULUT   BNN BALI GAGALKAN PENGIRIMAN GANJA DARI WILAYAH SUMUT SEBANYAK 22 PAKET DI TERMINAL MENGWI   BATUK DAN PILEK BERSAMAAN SETELAH HADIRI HAJATAN NIKAH, 66 WARGA DESA BANTENGAN, MADIUN, POSITIF TES ANTIGEN   DISDIK KOTA TANGERANG BUKA JALUR PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) JENJANG SD   INDONESIA NARCOTIC WATCH DESAK POLRI USUT TUNTAS BANDAR NARKOBA YANG MENJUAL KEPADA KALANGAN ARTIS   PRESIDEN JOKOWI TINJAU VAKSINASI MASSAL COVID-19 DI STADION PATRIOT CANDRABHAGA BEKASI   SATU TAHANAN KEJAGUNG DI RUTAN SALEMBA JAKARTA POSITIF COVID-19 DAN DIRUJUK KE RS    SEBANYAK 50 RPTRA DI SELURUH JAKARTA PUSAT JADI LOKASI VAKSINASI COVID-19 WARGA 18 TAHUN KE ATAS   RS DARURAT COVID-19 WISMA ATLET KEMAYORAN JAKARTA TAMBAH 2.000 TEMPAT TIDUR ANTISIPASI LONJAKAN PASIEN KORONA   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN MINTA SELURUH PERKANTORAN DI JAKARTA PERKETAT WFH 50%   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN SEBUT FASKES DI JAKARTA BISA KEWALAHAN ATASI PANDEMI JIKA MASYARAKAT TAK PATUH PROKES   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN: PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI JAKARTA BARU SEBATAS UJI COBA   SATGAS COVID-19: 22 PROVINSI ALAMI KENAIKAN KASUS AKTIF KORONA