Kompas TV klik360 cerita indonesia

Ramai Bipang Ambawang Dalam Pidato Jokowi, Ini Kata Ngabalin

Minggu, 9 Mei 2021 | 14:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengaku heran publik mempersoalkan terkait bipang dalam pidato Jokowi. 

Ia mempertanyakan apa yang salah dengan pidato tersebut.

“Dalam rangka mempromosikan, kan kita cinta produk khas nusantara, produk dalam negeri, jadi memang ketika bicara tentang lebaran, orang mengindentikan pulang kampung orang Islam, padahal asisten rumah tangga bang Ali lebaran kali ini juga pulang, beliau nasrani. Tanggal 13 mei besok hari Kenaikan Isa Almasih juga loh. Tidak ada yang perlu di filter, tidak ada pernyataan salah, salah yang mana.”jelas Ngabalin dalam live wawancara bersama KompasTV. 

Menurutnya konteks Jokowi mengatakan hal seperti itu untuk mengajak masyarakat bangga dengan produk lokal Indonesia.

Sebelumnya kuliner Bipang Ambawang dari Kalimantan Barat disebut Jokowi dapat menjadi pilihan kuliner untuk dipesan online. 

Hal itu Jokowi sampaikan saat memberikan pidato di Youtube Kementerian Perdangangan.

Publik mempersoalkan pilihan bipang yang adalah babi panggang untuk kuliner yang dikaitkan dengan hari raya lebaran.

Namun terkait ini Menteri Perdangangan Muhammad Lutfi menjelaskan telah terjadi kesalahpahaman. 

Menurutnya apa yang disampaikan Jokowi bukan tertuju pada umat Islam semata, namun ditujukan untuk seluruh masyarakat Indonesia. 

Video Editor: Vila
 

Penulis : Yuilyana





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:07
LIONEL MESSI KHAWATIR TERTULAR COVID-19 JELANG LAGA PERDANA ARGENTINA DI COPA AMERICA 2021 MELAWAN CHILE   KEMENKO PMK: PEMBANGUNAN RUMAH TAHAN GEMPA DI NTB SETELAH DIGUNCANG GEMPA PADA JULI 2018 ALAMI KETERLAMBATAN   KEMENDAGRI GRATISKAN AKSES VERIFIKASI DATA PENDUDUK KE SEJUMLAH LEMBAGA SELAMA 6 TAHUN TERAKHIR   WASKITA DAN TERREGRA TEKEN KONTRAK PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINIHIDRO BATANG TORU SENILAI RP 377 M   PENDAFTARAN PPDB 2021 UNTUK SMA DAN SMK DI RIAU DIUNDUR KARENA ADANYA KENDALA TEKNIS YANG PERLU DISELESAIKAN   OMBUDSMAN JAKARTA: KETIDAKMAMPUAN "PROVIDER" JADI KENDALA DALAM PPDB DKI   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 4.972 ORANG: 4.163 SEMBUH, 206 MENINGGAL DUNIA, 603 DALAM PERAWATAN   PERMENKES 18/2021: PENGGUNAAN JENIS VAKSIN COVID-19 DALAM PROGRAM PEMERINTAH DAN GOTONG ROYONG BOLEH SAMA   DINKES KALIMANTAN BARAT: KETERISIAN TEMPAT TIDUR PASIEN COVID-19 DI KALBAR MENCAPAI 62%   PEMKAB KUDUS TERAPKAN KEBIJAKAN 5 HARI DIAM DI RUMAH DALAM SEPEKAN GUNA MEMUTUS PENULARAN COVID-19   POSITIF COVID-19 DAN ISOLASI MANDIRI, WALI KOTA SALATIGA YULIANTO BEKERJA DARI RUMAH DINAS   JUMLAH PASIEN COVID-19 DI RS WISMA ATLET KEMAYORAN JAKARTA TEMBUS 5.000 ORANG   SEBANYAK 3.673 PASIEN COVID-19 MENJALANI ISOLASI MANDIRI DI 44 HOTEL WILAYAH JAKARTA DAN SEKITARNYA   PRESIDEN JOKOWI BERI TARGET KE GUBERNUR DKI UNTUK WUJUDKAN "HERD IMMUNITY" DI JAKARTA HINGGA AGUSTUS 2021